Seoul Race 2026 merupakan penyelenggaraan ke-24 yang diikuti sekitar 12.000 peserta.

Influencer Lari Yoo Ji Won Meninggal Usai Ambruk di Seoul Race 2026

Reporter : Robby
Yoo Ji Won. (Koreaboo)

Seoul, sanubari.co.id - Yoo Ji Won, pelari amatir sekaligus running influencer asal Korea Selatan, meninggal dunia setelah ambruk saat mengikuti kategori half marathon Seoul Race 2026. Panitia mengumumkan kabar duka itu melalui situs resmi pada Senin, 12 Oktober 2026. Penyebab kematiannya belum dipastikan.

Berdasarkan keterangan panitia, Yoo mengikuti lomba pada hari Minggu, 11 Oktober 2026 pagi. Sekitar pukul 08.49 waktu setempat, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terjatuh di kilometer 20,6. Titik itu hanya sekitar 500 meter dari garis finis, dari total jarak half marathon 21,0975 kilometer.

Tenaga medis di lokasi langsung memberikan pertolongan. Yoo kemudian dilarikan dengan ambulans 119 ke rumah sakit terdekat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

"Kami menyampaikan kabar duka kepada seluruh peserta Seoul Race 2026," tulis panitia dalam pengumumannya, seperti dikutip Koreaboo.

Panitia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berjanji menindaklanjuti kejadian ini. Hingga kini, penyebab ambruknya Yoo belum dijelaskan, sehingga hasil pemeriksaan resmi masih ditunggu. Karena ajang ini diselenggarakan bersama Pemerintah Metropolitan Seoul, pengusutan dan langkah lanjutan diharapkan segera dilakukan.

Yoo Ji Won. (Kakimuvee Asian)

Yoo lahir pada 2001 dan menempuh studi pascasarjana di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) dengan fokus penelitian semikonduktor kecerdasan buatan. Di media sosial, ia rutin membagikan keseharian yang menyeimbangkan riset dan lari, mulai dari latihan hingga hasil lomba.

Prestasinya pun tidak main-main. Pada 15 Maret 2026, ia menyelesaikan Seoul Marathon dalam 2 jam 56 menit 32 detik, atau di bawah tiga jam. Pada 5 April, ia juara kategori masters putri 10 kilometer di Gunsan Saemangeum Marathon.

Seoul Race 2026 merupakan penyelenggaraan ke-24. Sekitar 12.000 peserta turun di dua kategori, yakni half marathon dan 11 kilometer, dengan rute dari Seoul Plaza melewati Gwanghwamun dan Heunginjimun.

Kabar ini memicu duka di komunitas lari. Mantan pelari maraton Hwang Young-jo, peraih emas Olimpiade Barcelona 1992, ikut menyoroti keselamatan peserta.

"Lari cepat tidak sama dengan lari dengan baik," ujarnya.

Ia mengingatkan pelari agar mengenali kondisi fisik masing-masing dan mengkritik budaya perlombaan catatan waktu yang menyebar lewat media sosial.

Editor : Robby

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru