BONTANG, sanubari.co.id - Stadion Mulawarman Bontang berubah menjadi lautan manusia pada Jumat malam, 2 Oktober 2026.
Ribuan warga memadati markas Bontang PKT FC tersebut guna menyaksikan pembukaan Pupuk Kaltim Cup 2026, turnamen sepak bola antar-kelurahan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-49 PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).
Baca juga: Uji Ketat Kesiapsiagaan, Badak LNG Gelar Simulasi
Kemeriahan pembukaan malam itu tidak sekadar tersaji dari rumput hijau lapangan. Sebanyak 15 kelurahan se-Kota Bontang menjadikan momentum tersebut sebagai panggung kreativitas dan kebersamaan warga.
Defile kontingen menjelma menjadi salah satu atraksi utama yang membetot perhatian penonton. Masing-masing kelurahan memasuki lapangan dengan membawa ciri khas tersendiri.
Melalui balutan busana unik, atraksi memukau, hingga perpaduan unsur modern dan tradisional yang dikemas dalam lomba flashmob.
Antusiasme publik kian memuncak tatkala ratusan peserta turun serentak ke tengah lapangan. Flashmob kolosal yang dipadukan dengan penari latar serta atraksi karnaval sukses membakar atmosfer Stadion Mulawarman.
Kelurahan Tanjung Laut Indah, Tanjung Laut, dan Loktuan keluar sebagai tiga kontingen yang tampil paling menonjol. Ketiganya dinobatkan secara berurutan sebagai juara pertama, kedua, dan ketiga dalam lomba defile serta flashmob antar-kelurahan.
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, menegaskan bahwa Pupuk Kaltim Cup 2026 tidak semata-mata diarahkan untuk mencari tim terbaik di atas lapangan.
Lebih dari itu, ajang ini dirancang sebagai ruang strategis untuk merawat hubungan erat antara perusahaan dan masyarakat Kota Bontang.
Menurutnya, olahraga menyimpan nilai krusial dalam membangun kebersamaan, kedisiplinan, sekaligus kekeluargaan di tengah masyarakat.
Baca juga: Neni Upayakan Gaji PPPK Ditanggung Pusat
"Dalam turnamen Pupuk Kaltim Cup 2026, ada nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan kekeluargaan bagi kita semua di Kota Bontang," ujar Maslani.
Mengusung tema "Cultivating Excellence, Strengthening Reliability", turnamen ini diharapkan mampu menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi secara sehat.
Maslani menilai, semangat tersebut merupakan pilar penting dalam menjaga keharmonisan antara korporasi dan warga seiring dinamika pertumbuhan Pupuk Kaltim serta Kota Bontang. "Dua hal ini tidak dapat dipisahkan. Mari junjung sportivitas," tegasnya.
Nada serupa diungkapkan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia memandang kehadiran Pupuk Kaltim Cup memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menempa karakter lewat jalur olahraga.
Bagi Agus Haris, kompetisi bukan sekadar mengajarkan cara meraih kemenangan, melainkan juga membentuk mental baja untuk menerima kekalahan dan tetap menghargai lawan.
Baca juga: Pupuk Kaltim Hibahkan Mini ICU ke Kodam
"Kami mengapresiasi kehadiran perusahaan yang tidak hanya memberikan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan ruang untuk membentuk karakter, proses belajar disiplin, serta mental untuk menang dan menerima kekalahan," kata Agus Haris.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk mencurahkan kemampuan terbaik selama turnamen bergulir dengan tetap mengedepankan koridor sportivitas. "Ayo berikan perlawanan terbaik dan junjung tinggi sportivitas," imbuhnya.
Pupuk Kaltim Cup 2026 diikuti oleh 15 kelurahan se-Kota Bontang. Persaingan ketat demi memperebutkan piala bergilir tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 10 Oktober 2026 mendatang.
Melalui pelibatan aktif warga dari seluruh kelurahan, ajang ini di Perhelatan ini diharapkan tidak cuma melahirkan kompetisi sepak bola yang kompetitif, tetapi juga memperkokoh interaksi dan kebersamaan warga Bontang di tengah gemuruh perayaan HUT ke-49 Pupuk Kaltim. (Adv)
Editor : Michael Fredy Yacob