Jakarta, sanubari.co.id – Presiden Prabowo Subianto merombak Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026, sekitar tiga pekan menjelang dua tahun pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 18 pejabat dilantik di Istana Kepresidenan. Ini adalah reshuffle kabinet ketujuh sejak Prabowo menjabat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya mengonfirmasi jadwal pelantikan.
"Iya betul. Jam 14.00 WIB," ujarnya kepada wartawan.
Pergeseran paling menonjol terjadi di jajaran menteri koordinator. Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sambil tetap merangkap Menteri ESDM. Sugiono menjadi Menko PMK menggantikan Pratikno, dan Dudung Abdurachman menjadi Menko Polkam menggantikan Djamari Chaniago.
Posisi Menlu yang ditinggalkan Sugiono diisi Arrmanatha Natsir. Di sektor keamanan, Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo, yang kemudian diangkat menjadi Kepala Staf Kepresidenan.
Prosesi diawali pembacaan keputusan presiden, lalu sumpah jabatan yang dipandu Prabowo. "Akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya," demikian bunyi sumpah yang diikuti para pejabat.
Usai dilantik, Dudung menyampaikan prioritas kerjanya.
"Keutuhan, persatuan dan kesatuan negara ini yang harus kita tingkatkan kembali," katanya.
Kapolri Suyudi mengatakan Presiden menekankan penanganan "narkotika, kemudian penyelundupan, judi online," dan ia akan segera melakukan konsolidasi internal di tubuh Polri.
Bahlil menyebut jabatan barunya tidak akan tumpang tindih dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. Adapun Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg, Nanik Purwati, menyatakan para pejabat yang dilantik akan menerima hak keuangan dan fasilitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berikut daftar pejabat yang dilantik
Menteri Koordinator dan Menteri
1. Bahlil Lahadalia – Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
2. Sugiono – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
3. Dudung Abdurachman – Menko Politik dan Keamanan
4. Arrmanatha Nasir – Menteri Luar Negeri
5. M. Sarmuji – Menteri Perindustrian
Wakil Menteri
6. Drajad Hari Wibowo – Wamenko Bidang Perekonomian
7. Nurkholisoh Ibnu Aman – Wakil Menteri Keuangan
8. Luky Alfirman – Wakil Menteri Keuangan
9. Muhammad Saleh Mustafa – Wakil Menteri Pertanian
10. Irwan Meilano – Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan
Kepala dan Wakil Kepala Badan
11. Listyo Sigit Prabowo – Kepala Staf Kepresidenan
12. Dedi Prasetyo – Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
13. Aryanto Wibowo – Wakil Kepala BPKP
14. Fadil Imran – Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
Ombudsman dan Kepolisian
15. Nuzran Joher – Ketua Ombudsman
16. Radian Syam – Anggota Ombudsman
17. Suyudi Ario Seto – Kapolri
18. Wahyu Hadiningrat – Wakapolri
Efektivitas formasi baru, terutama rangkap jabatan Bahlil dan pergantian pucuk Polri, akan diuji dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah dalam beberapa bulan ke depan.
Editor : Robby