Dapur yang terkena kebijakan ini punya dana, tetapi tidak bisa menyajikan laporan yang benar.

BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Harian

Reporter : Robby
Kepala BGN, Sudaryono. (ist)

Jakarta, sanubari.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 6.100 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terhitung mulai 29 Oktober 2026. Alasannya, dapur-dapur tersebut itu tidak disiplin melaporkan penggunaan dana operasional harian.

Kepala BGN Sudaryono menyampaikan hal tersebut dalam agenda Refleksi 100 Hari Kepemimpinan Kepala BGN di Jakarta Selatan pada 29 Oktober 2026.

Baca juga: Survei Seismik Kalimantan Selesai, SKK Migas Bidik Potensi Gas 10 TCF

Ia menjelaskan bahwa dari 26.385 dapur MBG yang ada, ternyata ribuan di antaranya belum memenuhi kewajiban menyerahkan Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH).

"Ternyata, selama ini dia tidak terlalu disiplin untuk rinci-rinci," kata Sudaryono.

Aturan kini diperketat. Pengelola wajib merinci penggunaan uang sebelum memperoleh tambahan dana.

"Dia harus bisa mempertanggungjawabkan rupiah-rupiah yang sudah dia pakai," ujarnya.

Sudaryono menegaskan penghentian ini bukan berarti pemerintah kehabisan anggaran untuk menjalankan program. Penjelasan itu muncul menyusul unggahan media sosial tentang dapur yang berhenti beroperasi karena kehabisan dana.

Baca juga: Mafia Pangan Berulah: Beras Subsidi SPHP Dioplos dan Dijual Harga Premium

Suasana di sebuah dapur MBG. (ist)

Menurut Sudaryono, persoalannya ada pada pertanggungjawaban. Dapur yang terkena kebijakan ini punya dana, tetapi tidak bisa menyajikan laporan yang benar.

Selama ini, sistem pencairan dana operasional BGN menggunakan mekanisme pengisian ulang atau top-up melalui rekening. Penambahan dana dilakukan setelah saldo mencapai batas tertentu, dengan syarat penggunaan anggaran sebelumnya telah dilaporkan secara transparan sesuai ketentuan.

Baca juga: Capai Satu Juta Penonton, "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" Bantu Warga Terdampak Karhutla

Walau sanksi telah diberikan, BGN belum menyebut tanggal berakhirnya penghentian. Dari keterangan yang ada, penghentian dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan inspektorat, sehingga lamanya berkaitan dengan proses tersebut. 

BGN juga akan menerjunkan tim audit khusus untuk menelusuri penggunaan anggaran di dapur-dapur itu. Jika ditemukan pelanggaran bernuansa pidana, perkaranya akan ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum.

Penghentian sementara operasional dapur-dapur MBG yang bermasalah merupakan bukti keseriusan BGN untuk berbenah. Sebelumnya, BGN telah menutup lebih dari 2.000 dapur karena faktor higienitas dan sanitasi.

Editor : Robby

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru