Survei ARCI mencatat kepuasan tinggi terhadap program transportasi umum era Khofifah-Emil

Khofifah-Emil Semakin Dicintai, Trans Jatim Puncaki Kepuasan Publik

Reporter : Michael Fredy Yacob
Ilustrasi kepuasan publik terhadap pasangan Khofifah-Emil dalam memimpin Jatim. (Foto: AI).

SURABAYA, sanubari.co.id - Program layanan transportasi umum paling diminati masyarakat Bumi Mojopahit. Kondisi itu pun mempengaruhi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.

Lembaga Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis, selama satu tahun setengah pasangan ini memimpin Jatim di periode keduanya, masyarakat di provinsi tersebut mengaku sangat puas.

Baca juga: Ambulans Gratis BAZNAS Jatim Menyapa Kediri

Peneliti ARCI, Baihaki Sirajt mengatakan, mayoritas program unggulan pasangan ini mulai dirasakan manfaatnya, meski menyisakan sejumlah catatan evaluasi.

Layanan Bus Trans Jatim tampil sebagai primadona dengan tingkat kepuasan mencapai 82,5 persen. Saat ini, armada tersebut telah beroperasi di delapan koridor.

"Harapan masyarakat, jangkauan Bus Trans Jatim terus diperluas ke wilayah-wilayah lain. Warga ingin ketersediaan transportasi massal yang murah, aman, dan nyaman bisa dijamin oleh pemerintah," ujar Baihaki dalam paparannya di Surabaya, Kamis, 3 September 2026.

Selain sektor transportasi, kepuasan terhadap program pendidikan juga tergolong tinggi. Sebanyak 76,8 persen warga merasa terbantu oleh program beasiswa SMA/SMK swasta bagi keluarga tidak mampu.

Meski demikian, masyarakat mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk lebih tegas memberantas praktik pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah negeri.

Di sektor pendapatan daerah, program pemutihan pajak kendaraan bermotor mendulang kepuasan sebesar 77,7 persen.

Namun, warga menyoroti kebijakan penghapusan denda yang dinilai tebang pilih karena praktiknya hanya berlaku bagi penunggak pajak di atas satu tahun.

Baca juga: Emil Dardak Daftar Ketua Demokrat

“Bagi yang telat satu hingga dua bulan, masih ditemukan wajib pajak yang harus membayar denda. Kualitas layanan di Samsat Corner juga perlu dievaluasi," kata Baihaki.

Beberapa program anyar turut mencatatkan angka positif. Program Perisai Anak dan KIP Jawara mendulang tingkat kepuasan 78,1 persen.

Di bidang lingkungan, sinergi Pemprov Jatim dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan sampah memuaskan 81,3 persen responden. Sementara itu, inisiatif ketahanan pangan dan Bantuan Sosial (Bansos) Plus mencatat kepuasan sebesar 79,6 persen.

Perbaikan Jalan Jadi Catatan Merah

Di tengah tingginya apresiasi publik, kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dalam perbaikan infrastruktur menjadi titik lemah pemerintahan Khofifah-Emil. 

Baca juga: Bursa Ketua Demokrat Jatim Dibuka

Warga mengeluhkan penanganan jalan provinsi yang dinilai sangat lamban. Tingkat kepuasan di sektor ini terperosok di angka 48,4 persen, yang berarti 51,6 persen responden merasa tidak puas.

"Perbaikan jalan provinsi di daerah-daerah menjadi permasalahan mendesak yang menuntut penyelesaian segera oleh Pemprov Jatim," ucap Baihaki.

Secara keseluruhan, akumulasi kepuasan publik terhadap kinerja Khofifah-Emil pada periode kedua ini berada di angka 79,6 persen. Survei ARCI diselenggarakan pada 18–28 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. 

Jajak pendapat mandiri ini menggunakan metode stratified random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,8 persen. (*)

Editor : Michael Fredy Yacob

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru