Barcelona menatap laga kandang ini dengan kepercayaan diri tinggi.

Jelang El Clasico: Ambisi Barcelona Menantang Ketangguhan Taktik Mourinho

avatar Robby
Lamine Yamal (merah) andalan Barcelona di El Clasico. (Getty Images)
Lamine Yamal (merah) andalan Barcelona di El Clasico. (Getty Images)

Barcelona, sanubari.co.id - Dunia sepak bola bakal kembali bergetar akhir pekan ini. Stadion Camp Nou siap menjadi saksi bisu dari salah satu duel paling akbar di muka bumi: El Clasico antara Barcelona kontra Real Madrid. 

Pertandingan sarat gengsi ini dipastikan bakal menyita jutaan pasang mata karena mempertaruhkan gengsi, harga diri, dan tentu saja posisi di papan atas klasemen sementara La Liga.

Baca Juga: Harry Kane Puncaki Daftar 100 Pemain Terbaik Dunia Versi Marca

Barcelona menatap laga kandang ini dengan kepercayaan diri tinggi. Anak asuh Hansi Flick tampil perkasa di kompetisi domestik dengan menyapu bersih sembilan pertandingan awal lewat catatan 27 poin sempurna di puncak klasemen.

Lini serang Blaugrana musim ini sangat menakutkan usai mencetak total 39 gol. Meski begitu, krisis kecil di lini belakang akibat cedera pemain pilar sempat meninggalkan lubang yang harus segera ditambal oleh sang pelatih.

Di sisi lain, Real Madrid datang membawa misi besar di bawah komando pelatih sarat pengalaman, Jose Mourinho. Los Blancos memang sempat mengalami sedikit inkonsistensi di awal musim. Namun, modal positif berupa tren kemenangan dalam beberapa laga terakhir membuat peraih rekor juara Liga Champions itu siap memberikan perlawanan sengit demi memangkas selisih jarak poin.

Jelang sepak mula, perang urat syaraf dan komentar realistis pun mulai dilontarkan kedua juru taktik. Hansi Flick meminta anak asuhnya untuk tetap membumi meski diunggulkan banyak pihak, mengingat El Clasico selalu berjalan di luar nalar statistik.

Baca Juga: Bayern Munich vs Arsenal: Ujian Berat Pertahanan The Gunners

Sementara itu, Jose Mourinho menyebut situasinya tidak adil jika langsung membandingkan proses pembangunan tim Madrid saat ini dengan fondasi Barcelona yang sudah sangat matang.

"Kami masih berada pada tahap awal, pelatih sedang belajar dan menganalisis. Namun, dalam El Clasico, apa yang dilakukan sebelumnya tidak akan berpengaruh apa-apa," tegas Mourinho.

Banyak pengamat memprediksi jalannya pertandingan akan berlangsung sengit dan tempo tinggi sejak menit pertama. Barcelona diprediksi bakal langsung mengambil inisiatif menyerang melalui kombinasi kecepatan lini depan yang dimotori Lamine Yamal dan Raphinha.

Baca Juga: Publik Thailand Kecam FAT Pilih Brunei daripada Indonesia

Untuk meredam keganasan lini serang Barcelona, pelatih Jose Mourinho diprediksi bakal memasang taktik lebih pragmatis dan disiplin total di lini belakang, sambil mengandalkan kecepatan serangan balik mematikan yang digalang Kylian Mbappe. 

Faktor keangkeran Camp Nou dan rekor tandang Madrid yang belum pernah menang di sana sejak beberapa tahun terakhir membuat Blaugrana sedikit lebih diunggulkan.

Sejumlah bursa analisis dan superkomputer pun lebih menjagokan tuan rumah dengan prediksi kemenangan tipis 3-1. Kendati demikian, bola itu bundar, dan magis El Clasico selalu punya cerita mengejutkan tersendiri bagi siapapun yang menikmatinya.

Berita Terbaru