BONTANG, sanubari.co.id - Aksi pencurian kotak amal di Masjid masih sering terjadi. Pelakunya hanya satu orang. Tapi, pelaku itu bisa membobol kotak amal di 30 masjid di Kota Taman. Seperti yang terjadi, Minggu 12 Oktober 2025 dini hari.
Kamera CCTV di Masjid Jami Al Amien merekam aksi seorang pria membobol dua kotak amal. Ia diduga pria berinisial J yang sudah ditangkap tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang. Pelaku itu ditangkap saat membobol kotak amal di masjid ke-30.
Baca juga: Realisasi Swasembada Pangan, Polres Bontang Tanam Jagung
Ketua Takmir Masjid Al Amien Muhammad Subandi mengatakan, kejadian itu pertama kali diketahui saat jamaah. Saat itu jamaah tersebut hendak melaksanakan salat Subuh. Hal itu pun sempat ditanyakan kepada Imam di masjid tersebut.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, Imam sempat mempertanyakan alasan kotak amal tidak terkunci. Setelah kotak amal itu diperiksa, ternyata gemboknya sudah dirusak. Kami pun langsung memeriksa rekaman CCTV,” katanya, Senin 13 Oktober 2025.
Dari rekaman CCTV itu memperlihatkan bahwa pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 00.30 Wita. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria menggunakan helm putih. Serta kaos berwarna gelap dan celana pendek.
Pria itu masuk dari arah tempat wudhu pria. Dalam rekaman itu memperlihatkan terduga pelaku itu sempat mondar-mandir di sekitar area wudhu. Diduga ia memantau situasi sebelum masuk ke dalam masjid melalui pintu kanan yang tidak terkunci.
Setelah berada di dalam, pelaku sempat naik ke lantai dua melalui tangga sebelah kanan. Lalu ia turun lewat tangga kiri. Ia kemudian mendekati kotak amal pertama yang terbuat dari plat besi berwarna biru dan terkunci gembok besar di dekat pintu utama masjid.
Meski sempat kesulitan, pelaku akhirnya berhasil mematahkan besi penahan gembok dan mengambil uang di dalamnya. Pelaku melanjutkan aksinya dengan membobol kotak amal kedua yang berada di dekat pintu masuk sebelah kiri masjid.
Dalam waktu singkat, gembok kotak amal tersebut juga berhasil dirusak. Belum diketahui secara pasti berapa jumlah uang yang berhasil diambil. Namun peristiwa ini membuat jamaah dan warga sekitar resah.
“Kami sudah melaporkan kasus ini ke Lurah Telihan. Dari informasi yang kami terima, pelaku sudah diamankan di Polres Bontang,” terangnya.
Ia menambahkan, jamaah sangat menyayangkan aksi tersebut. “Kok masih ada orang yang tega mencuri uang kotak amal masjid? Padahal itu hasil sedekah jamaah yang seharusnya untuk kepentingan umat,” terangnya.
Baca juga: Ojol Bontang Tidak Demo, Gelar Doa untuk Affan Kurniawan
Dari hasil penelusuran takmir, aksi serupa juga terjadi di Masjid As Syifa, RT 8 Kelurahan Gunung Telihan. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi tersebut, ciri-ciri pelaku diduga sama dengan pencuri di Masjid Al Amien.
Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bontang AKP Randy Anugrah Putranto mengaku, pelaku pencurian kotak amal di masjid kini sudah tangkap. Pelaku ditangkap beberapa jam setelah laporan kejadian tersebut.
Hanya saja, ia mengaku, bukan pengurus Masjid Al Amien yang melaporkan kasus tersebut ke polisi. Tetapi, pengurus masjid Al-Wahhab, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara yang melaporkan.
“Dalam laporannya, pelaku melakukan aksinya pada Rabu, 8 Oktober 2025, sekitar pukul 14.00 Wita. Tetapi, baru kemarin pengurus masjid itu melaporkan ke kami,” ungkap perwira muda balok tiga itu.
Pelakunya berinisial J. Terduga pelaku itu tinggal di daerah Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bontang Baru. AKP Randy menceritakan, kemarin, sekitar pukul 13.00 Wita, Tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang dihubungi salah seorang masyarakat.
Pelapor memberitahu ada seorang laki-laki yang diamankan karena diduga akan mencuri kotak amal di Masjid Al Mu’min, di Jalan Brigjen Katamso, Belimbing, Kecamatan Bontang Barat. “Tim kami langsung ke lokasi dan membawa pelaku ke Polres Bontang untuk dimintai keterangan,” bebernya.
Baca juga: Bontang Harus Jadi Kota Layak Anak, Kapolres Bontang: Kami Tak Akan Kompromi
Dari hasil pemeriksaan, penyidik mendapatkan informasi bahwa pelaku bukan hanya satu kali melakukan aksinya. Tetapi sudah 30 kali di lokasi berbeda di Kota Taman. Dimulai pada Juni 2025 lalu. Di bulan tersebut, ia membobol kotak amal di lima masjid berbeda.
Serta satu toko sembako. Dari aksinya itu, total keuntungan yang didapat pelaku berinisial J itu sebesar Rp 2.6 juta. Di bulan selanjutnya, pelaku lebih rajin datang ke masjid atau musala untuk mengambil kotak amal.
Dalam pengakuannya kepada penyidik, di bulan tersebut, J melakukan aksinya sebanyak sembilan kali. Total uang yang diambil dari rumah ibadah tersebut sebanyak Rp 2,645 juta. “Beberapa kali di bulan itu pelaku mengaku tidak sempat mengambil uang di kotak amal,” bebernya.
Aksi kriminalitasnya dilanjutkan lagi di September. Bulan itu ia empat kali melaksanakan aksinya. Total uang yang dibawa pulang sebesar Rp 2,250 juta. Terakhir di bulan ini total ada 10 rumah ibadah yang dimasuki pelaku dengan total uang yang diambil sebesar Rp 2,297 juta.
”Pelaku mengaku semua aksinya dilakukan pada malam hari. Jadi, tidak ada modus apapun yang dilakukan. Dari data yang kami miliki, terduga pelaku itu belum memiliki catatan kriminalitas atau bukan residivis,” ungkapnya.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku melakukan seorang diri dilengkapi dengan beberapa alat untuk merusak gembok kotak amal. Seperti tang lancip dan kunci T. “Saat ini pelaku diamankan di Polres Bontang untuk proses lebih lanjut,” terangnya. (*)
Editor : Redaksi Sanubari