SURABAYA, sanubari.co.id - Hari Sungai Nasional diperingati setiap 27 Juli. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SD) memperingatinya dengan melaksanakan Apel yang dipusatkan di Bakorwil Pamekasan, Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta tersebut dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih. Serta normalisasi Sungai Kloang. Melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Baca juga: Potensi Raksasa Tambang Jawa Timur
Salah satunya, Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur. Terlibat juga beberapa OPD di lingkungan Kabupaten Pamekasan. Serta perwakilan masyarakat dari kecamatan dan kelurahan setempat.
Usai apel, peserta bergerak menuju empat titik di Sungai Kloang. Yakni Jembatan Diponegoro, Pasar Parteker, Jembatan Siphon, dan Jembatan Putri.
Di lokasi tersebut dilakukan pembersihan sampah yang akan dilanjutkan dengan normalisasi (pengerukan sedimen) untuk memperlancar aliran Sungai Kloang.
Dalam pelaksanaannya, proses normalisasi didukung penggunaan beberapa alat berat: 3 Excavator dan 2 dumptruck. Tujuannya agar pengerjaan Sungai Kloang yang mengalami pendangkalan, bisa selesai lebih cepat dan optimal.
Pemusatan peringatan Hari Sungai Nasional 2026 di Kabupaten Pamekasan menjadi bagian dari upaya menghadirkan peringatan yang selaras dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Baca juga: Khofifah: Jatim Perkuat Sektor Hortikultura
Sungai Kloang dipilih sebagai lokasi peringatan, karena merupakan salah satu sungai yang kerap mengalami banjir. Penyebabnya adalah kondisi alurnya yang dangkal akibat sedimentasi.
Selain berada di kawasan pusat Kota Pamekasan, sungai ini dipilih agar peringatan Hari Sungai Nasional dapat menjadi momentum untuk menunjukkan pentingnya penanganan sungai secara berkelanjutan dalam mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan.
Sementara itu, Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Ir. I Nyoman Gunadi menegaskan, peringatan Hari Sungai Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sungai.
Baca juga: Bidik 30 Persen Wisatawan, Jawa Timur Deklarasikan Diri sebagai Provinsi Seribu Event
“Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur akan terus berkomitmen dalam pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan,” katanya dalam rilis yang diterima sanubari.co.id, Sabtu, 1 Agustus 2026.
“Melalui pembangunan infrastruktur pengendali banjir, pemeliharaan sungai secara rutin, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Namun, upaya ini tidak akan optimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Sungai Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema: “Sungai Lestari, Air Terjaga, Jawa Timur Sejahtera”, Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus berlanjut.
Salah satunya dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Timur. (*)
Editor : Michael Fredy Yacob