SURABAYA, sanubari.co.id - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru terkait tingkat kepuasan warga terhadap kinerja Bupati Jember, Gus Fawait, dan Wakil Bupati Djoko Susanto.
Hasilnya, 80,7 persen responden menyatakan puas atas kepemimpinan Gus Fawait-Djoko selama satu setengah tahun terakhir.
Baca juga: Khofifah-Emil Semakin Dicintai, Trans Jatim Puncaki Kepuasan Publik
“Tingkat kepuasan warga mencapai 80,7 persen,” kata Direktur ARCI, Nanang Haromain, dalam paparannya di Surabaya, Kamis, 3 September 2026.
Menurut Nanang, tingginya angka kepuasan tersebut ditopang oleh sejumlah program unggulan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Salah satunya adalah Jember Home Care yang baru diluncurkan dua bulan lalu. Program layanan kesehatan ini sukses mencatat tingkat kepuasan hingga 82,3 persen.
“Jember Home Care menjadi primadona baru. Responden sangat puas dan berharap Pemerintah Kabupaten Jember melaksanakannya secara konsisten,” kata Nanang.
Meski masih berumur jagung dan dalam tahap penyempurnaan, warga memaklumi proses tersebut dan berharap jangkauan layanannya dapat diperluas secara maksimal hingga ke pelosok daerah.
Selain Jember Home Care, program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas turut mendulang respons positif. Sebanyak 81,5 persen responden merasa terbantu dalam mengakses layanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas.
Publik menitipkan harapan agar kualitas layanan UHC terus ditingkatkan, sehingga seluruh penduduk—termasuk warga luar daerah yang berdomisili di Jember—mendapat pelayanan maksimal.
Baca juga: Spillway Sungai Tanggul Jember Rampung
Di sektor pelayanan publik, kanal aduan 'Wadul Gus'e' menjadi andalan dengan tingkat kepuasan 79,8 persen. Warga mengapresiasi respons cepat Pemkab Jember terhadap berbagai keluhan yang masuk.
Melalui kanal ini, masyarakat juga mendorong Gus Fawait untuk lebih intensif berinteraksi, baik secara tatap muka maupun melalui media sosial.
Sektor pendidikan pun tak luput dari penilaian. Beasiswa 'Cinta Bergema' meraih angka kepuasan 78,1 persen.
Warga berharap kuota penerima manfaat beasiswa ini dapat ditambah guna memfasilitasi lebih banyak anak yang kesulitan biaya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Sementara itu, program 'Bupati Ngantor di Desa' (Bunga Desa) mengantongi kepuasan sebesar 77,9 persen. Warga merasa inisiatif ini mendekatkan jarak antara masyarakat dan kepala daerahnya.
Baca juga: Bahlil Jadi Salah Satu Menteri Dengan Kinerja Baik Versi ARCI, Begini Analisa Pakar
Namun, mengingat luasnya teritorial Jember, intensitas kunjungan ke wilayah terpencil dinilai perlu diperbanyak.
Nanang juga memberikan catatan khusus pada program pemberdayaan ekonomi. “Untuk program Mlijo Cinta dan Gerobak Cinta, realisasinya masih perlu diperkuat lagi,” tuturnya.
Sebagai informasi, survei mandiri ARCI ini digelar pada 18–28 Agustus 2026 dengan melibatkan 800 responden.
Survei menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (stratified random sampling) dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)
Editor : Michael Fredy Yacob