Solok, sanubari.co.id — Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada 21 September 2026 sekitar jam 20.00 WIN. Air banjir menerjang pemukiman warga dengan membawa lumpur pekat, kayu, dan pepohonan.
Hujan deras berintensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Solok sejak sore hari disebut menjadi pemicu utama meluapnya sungai. Luapan air yang datang mendadak menggenangi sejumlah kantor dinas dan permukiman warga, serta merusak infrastruktur di sekitar lokasi. Sementara itu, timbunan material banjir yang menutupi badan jalan membuat arus lalu lintas dari Padang menuju Solok, dan sebaliknya, lumpuh total.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, Ilham, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem di kawasan hulu menjadi faktor yang memicu air bah secara mendadak.
"Untuk pemicu, tadi ada hujan deras dan badai di lokasi. Selepas isya tadi ada informasi sungai tersebut meluap," tuturnya.
Saat ini upaya evakuasi warga dan pembersihan material terus dilakukan tim gabungan. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Aini, menyatakan seluruh personel telah diterjunkan untuk mengamankan warga dan mengendalikan situasi.
"Semua personel baik dari BPBD, Damkar, Satpol PP, Dishub, turun semua. Bahkan yang dari Alahan Panjang juga disuruh turun," jelasnya.
Berdasarkan data awal dari BPBD, banjir menyebabkan kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok, daerah permukiman Nagari Batang Barus, serta ruas jalan lintas Padang–Solok terendam banjir.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta menghindari area aliran sungai dan kawasan rawan tebing terjal. Petugas juga mengarahkan pengguna jalan memakai jalur alternatif selama proses evakuasi dan pembersihan berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, data korban dan nilai kerugian belum dirilis. Tim gabungan masih melakukan pendataan di lokasi terdampak.
Editor : Robby