Simulasi tanggap darurat menguji koordinasi lintas sektoral dan respons cepat pekerja

Uji Ketat Kesiapsiagaan, Badak LNG Gelar Simulasi

Reporter : Michael Fredy Yacob
Pelatihan yang dilakukan di lingkungan PT Badak NGL

BONTANG, sanubari.co.id - Badak LNG kembali membuktikan keandalan sistem tanggap darurat melalui Major Emergency Exercise ketiga pada 2026. Latihan intensif ini melibatkan koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi potensi krisis di area kilang.

Komitmen terhadap keselamatan kerja dan keandalan operasi kembali dibuktikan oleh PT Badak NGL. Perusahaan energi ini sukses menggelar Simulasi Keadaan Darurat Mayor (Major Emergency Exercise) yang ketiga sepanjang 2026.

Baca juga: Neni Upayakan Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Latihan berskala besar ini melibatkan ribuan pekerja dan mitra kerja, serta mengerahkan seluruh elemen tim penanggulangan internal maupun eksternal. 

Jajaran yang terlibat meliputi Medical Emergency Control Center (MECC), Management Support Team (MST), Jakarta Emergency Control Center (JECC), hingga Operation Emergency Team (OET). 

Selain itu, unsur pengamanan seperti Fire Rescue & Environmental Team (FRET), Auxiliary Emergency Team (AET), RS LNG Badak, serta RSUD Taman Husada Bontang turut siaga penuh.

Dalam simulasi skenario yang dirancang, ketegangan bermula pada pukul 09.30 WITA ketika seorang field operator mendapati adanya kebocoran gas hidrokarbon pada kolom destilasi Train G saat melakukan patroli rutin. 

Laporan cepat segera diteruskan kepada atasan untuk ditindaklanjuti dengan pengamanan sistem serta mitigasi kebocoran. 

Langkah taktis langsung diambil melalui pengurangan laju feed gas Train G, pengalihan produksi ke Train E, shutdown unit Train G, hingga isolasi area.

Situasi kian pelik tatkala uap gas (vapour cloud) yang terbawa angin bergerak menuju Propane Condenser. Di lokasi tersebut, tiga mekanik tengah memperbaiki grating melalui pekerjaan panas (hot work). 

Kendati instruksi evakuasi kilat telah diberikan, kebocoran memburuk dengan cepat dan memicu sambaran pada area kerja panas hingga menimbulkan kebakaran. Tiga anggota kru mekanik pun sempat terjebak dalam kobaran api serta terpapar radiasi panas.

Baca juga: Pesan WhatsApp Antar Sony Jadi Sekda Bontang

Merespons laporan tersebut, eskalasi status darurat langsung dinaikkan. Sirine darurat umum (general emergency siren) diaktifkan, dan tim penyelamat dikerahkan. 

Fire Rescue Team bergerak cepat memadamkan serta mendinginkan titik api, sementara Rescue Team mengevakuasi korban.

Operasi pemadaman berlangsung efektif hingga sumber kebocoran berhasil diisolasi total tanpa eskalasi lanjutan. Dari tiga korban yang dievakuasi, disimulasikan mengalami luka bakar serta cedera patah tulang akibat jatuh dari ketinggian. 

Seluruh korban langsung dilarikan ke RS LNG Badak sebelum dirujuk secara intensif ke RSUD Taman Husada Kota Bontang.

Tepat pukul 10.35 WITA, situasi dinyatakan sepenuhnya terkendali dan sirine tanda aman (all clear) resmi dibunyikan. 

Baca juga: Agus Haris: Pancasila Perekat Keberagaman di Bontang

Manajemen Badak LNG menegaskan bahwa latihan rutin ini mencerminkan filosofi bahwa keselamatan bukan sekadar prosedur, melainkan budaya yang melekat pada setiap individu di perusahaan.

Evaluasi komprehensif dari pelaksanaan ini akan dijadikan acuan untuk terus menyempurnakan sistem proteksi di masa mendatang. 

Manajemen turut menyampaikan apresiasi tinggi atas koordinasi solid dan respons cepat seluruh pekerja, mitra kerja, tim medis, serta satuan pengamanan yang terlibat. 

Keberhasilan latihan ini sekaligus mempertegas kesiapan kolektif Badak LNG dalam menghadapi situasi darurat kapanpun dibutuhkan. (*)

Editor : Michael Fredy Yacob

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru