Dari Bontang ke level nasional dan internasional

35 Tahun PTM Pupuk Kaltim Cetak Atlet Tenis Meja Berprestasi

Reporter : Redaksi Sanubari
Atlet PTM Pupuk Kaltim

BONTANG, sanubari.co.id - Suara bola kecil yang beradu dengan bet bersahutan dari dalam GOR PC VI PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

Di antara deretan meja yang tersusun rapi, sejumlah atlet muda berlatih dengan penuh konsentrasi. Keringat yang membasahi wajah mereka menjadi saksi proses panjang menuju prestasi.

Baca juga: Pupuk Kaltim Raih Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

Di tempat inilah Persatuan Tenis Meja (PTM) Pupuk Kaltim melanjutkan estafet pembinaan atlet yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade.

Sejak berdiri pada 1990, PTM Pupuk Kaltim menjadi salah satu pilar pembinaan tenis meja, baik di lingkungan perusahaan maupun Kota Bontang. Klub ini juga menjadi wadah lahirnya atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Berangkat dari filosofi Mens Sana in Corpore Sano atau "di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat", Pupuk Kaltim memandang olahraga bukan sekadar aktivitas fisik. Olahraga merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Melalui PTM Pupuk Kaltim, perusahaan menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berkembang, belajar sportivitas, serta menumbuhkan semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita.

Selama 35 tahun perjalanan, PTM Pupuk Kaltim telah menjadi rumah bagi puluhan atlet berbakat yang mengharumkan nama Bontang, Kalimantan Timur, bahkan Indonesia.

Berbagai prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan atlet dengan daya saing tinggi.

Ketua PTM Pupuk Kaltim, Rifki Adi Nugroho, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil komitmen panjang dalam membangun ekosistem pembinaan tenis meja yang berkelanjutan.

"PTM Pupuk Kaltim bukan hanya tempat berlatih, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda," katanya, beberapa waktu lalu.

"Kami ingin mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, dan semangat juang tinggi. Nilai-nilai itulah yang terus kami tanamkan dalam setiap proses pembinaan," tambah Rifki.

Menurut dia, perjalanan PTM Pupuk Kaltim tidak lepas dari dukungan Direksi dan Manajemen perusahaan yang selama ini memberi perhatian besar terhadap pengembangan olahraga.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas latihan, program pembinaan berkelanjutan, serta pendampingan oleh pelatih berpengalaman.

Saat ini PTM Pupuk Kaltim memiliki atlet putra dan putri potensial yang aktif mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.

Para atlet mendapat pembinaan terstruktur yang mencakup peningkatan kemampuan teknik, strategi bertanding, kondisi fisik, hingga penguatan mental.

Setiap hari, fasilitas di kawasan Sport Center Pupuk Kaltim tidak hanya menjadi tempat latihan rutin, tetapi juga ruang tumbuh bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan dan mengejar mimpi mereka.

"Sasaran itulah yang terus kami dorong dalam membentuk bibit atlet profesional di PTM Pupuk Kaltim," kata Rifki.

Sejumlah pencapaian bersejarah turut mewarnai perjalanan panjang klub ini. Salah satu yang paling dikenang adalah keberhasilan atlet binaan PTM Pupuk Kaltim mewakili Indonesia pada ASEAN Youth Games di Thailand pada 2005.

Prestasi tersebut menjadi penanda bahwa atlet asal Bontang mampu bersaing di level internasional. PTM Pupuk Kaltim juga berkontribusi dalam pengembangan tenis meja nasional melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi.

Klub ini pernah dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Tenis Meja Antarclub Silatama dan Silataruna tingkat nasional yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Kontribusi itu semakin terlihat melalui keterlibatan atlet dan pelatih PTM Pupuk Kaltim secara konsisten pada ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) selama 17 tahun terakhir.

Baca juga: Pupuk Kaltim Kejar Akreditasi Kearsipan untuk Tingkatkan Tata Kelola

"Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa sistem pembinaan yang dijalankan PTM Pupuk Kaltim mampu menghasilkan atlet yang tetap relevan dan kompetitif di tingkat tertinggi," ujar Rifki.

Bagi Rifki, seluruh capaian tersebut bukan tujuan akhir. Tantangan pembinaan olahraga ke depan, kata dia, akan semakin besar sehingga diperlukan inovasi dan peningkatan kualitas program secara berkelanjutan.

Fokus utama PTM Pupuk Kaltim saat ini adalah menjaga kesinambungan regenerasi atlet dengan terus melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Prestasi yang telah diraih menjadi motivasi bagi PTM Pupuk Kaltim untuk terus berkembang. Kami ingin memastikan tradisi juara yang telah dibangun selama puluhan tahun dapat terus berlanjut," katanya.

Komitmen tersebut tercermin dari berbagai capaian yang diraih dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, PTM Pupuk Kaltim meraih predikat Juara Umum Piala Direksi Series 1 Pupuk Kaltim se-Kalimantan Timur.

Setahun kemudian, PTM Pupuk Kaltim kembali menorehkan prestasi dengan menjadi Juara Umum Wali Kota Cup Bontang, Juara Umum Pupuk Kaltim Open Series 2, Juara II Liga Antarclub Nasional, serta meraih berbagai gelar kelompok umur di tingkat regional dan nasional.

Pada 2025, prestasi berlanjut melalui gelar Juara Umum Kejuaraan Provinsi kategori kelompok umur. Di tingkat nasional, PTM Pupuk Kaltim meraih peringkat kedua beregu putri U-19 dan peringkat keempat beregu putri U-15 pada Liga Sukun Youth Series Nasional 2025.

Empat atlet binaan PTM Pupuk Kaltim juga dipanggil mengikuti Turnamen Piala Menpora sebagai bagian dari seleksi tim nasional menuju SEA Games. Capaian tersebut semakin menegaskan keberhasilan sistem pembinaan yang dijalankan klub.

"Pada 2026, kami terus mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan untuk memperkuat posisi sebagai salah satu klub tenis meja unggulan yang konsisten mencetak prestasi di berbagai level kompetisi," ujar Rifki.

Selain membina atlet pelajar dan masyarakat umum, PTM Pupuk Kaltim juga mengembangkan olahraga yang inklusif melalui pembinaan atlet disabilitas bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bontang.

Baca juga: Pabrik Amonia Tertua PKT Diremajakan, Emisi Karbon Turun 110 Ribu Ton

Program tersebut telah melahirkan berbagai prestasi sekaligus membuktikan bahwa dengan pembinaan, fasilitas, dan pendampingan yang tepat, atlet disabilitas mampu berkembang dan berprestasi secara optimal.

"Program pembinaan ini merupakan wujud komitmen PTM Pupuk Kaltim dalam mendukung kesetaraan dan inklusivitas di bidang olahraga," katanya.

"Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas untuk berkembang, berprestasi, dan mengharumkan nama Kota Bontang melalui tenis meja," katanya lagi.

Lebih dari sekadar mengejar podium, PTM Pupuk Kaltim telah menjadi bagian penting dalam perjalanan olahraga Kota Bontang.

Klub ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk meraih mimpi dan mengembangkan potensi, sekaligus tempat belajar tentang disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

"Setiap medali yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan klub, tetapi juga representasi kerja keras atlet, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan," katanya.

Tiga puluh lima tahun telah berlalu sejak langkah pertama itu dimulai. Namun semangat yang menyala dalam setiap ayunan bet, sorak kemenangan, dan tekad para atlet muda di Sport Center Pupuk Kaltim tetap terjaga.

Dari Bontang, PTM Pupuk Kaltim terus mempertahankan tradisi juara sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang siap bersaing di panggung yang lebih besar.

Semangat itu menjadi representasi nyata kontribusi Pupuk Kaltim dalam pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga.

"Kami percaya prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang konsisten, disiplin, dan berkelanjutan. Karena itu, PTM Pupuk Kaltim akan terus memberi ruang bagi para atlet untuk berkembang dan meningkatkan kemampuan," tegasnya. (*)

Editor : Redaksi Sanubari

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru