Program layanan medis gratis ini menjadi wujud pemerataan akses kesehatan

Pupuk Kaltim Khitan 150 Anak

avatar Michael Fredy Yacob
Program khitan massal gratis yang digelar PT PKT kepada masyarakat Bontang
Program khitan massal gratis yang digelar PT PKT kepada masyarakat Bontang

BONTANG, sanubari.co.id - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar khitan massal gratis bagi warga Kota Bontang.

Tahun ini, sebanyak 150 anak berusia 5 hingga 12 tahun dari 15 kelurahan mendapat penanganan langsung dari tenaga medis profesional Klinik Sehat Pupuk Kaltim.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Latih Petani Kompos

Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengatakan program ini lebih dari sekadar kegiatan sosial. 

Perusahaan, kata dia, berupaya memperluas akses layanan kesehatan agar tiap anak mendapat hak yang sama secara aman dan sesuai standar.

“Pupuk Kaltim memandang kesehatan masyarakat sebagai investasi jangka panjang. Program yang kami jalankan didorong untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” katanya di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RSPKT), Sabtu, 4 Juli 2026.

Menurut Rezha, pembangunan berkelanjutan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, melainkan juga dari kualitas manusia sebagai penggeraknya. Karena itu, kesadaran menjaga kesehatan sejak dini sangatlah krusial.

Kehadiran program ini diharapkan mampu menciptakan shared value atau nilai bersama yang dirasakan langsung oleh warga. 

Langkah tersebut juga selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga: Pupuk Kaltim Sabet Penghargaan Pajak

“Lewat khitan massal ini, Pupuk Kaltim berharap dapat membantu menciptakan generasi yang lebih sehat dan peduli terhadap pentingnya layanan kesehatan berkualitas,” tuturnya.

Langkah korporasi ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Bontang. Kepala Bidang Pelayanan dan SDM Kesehatan Dinas Kesehatan, Yusuf Lensa Hamdan, menilai khitan massal ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor yang kuat.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan perusahaan dalam membangun generasi sehat di Bontang. Layanan kesehatan berkualitas kini dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Yusuf.

Ia berharap kegiatan dengan pendekatan preventif ini terus diperluas. Sebab, khitan tak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari sasaran agenda prioritas pembangunan kesehatan nasional.

Baca Juga: Pukulan Juara Tenis Pupuk Kaltim

Bagi masyarakat, program ini membawa dampak nyata. Heni Sulastri, warga Kelurahan Gunung Elai, mengaku sangat terbantu oleh adanya khitan massal tersebut. 

Selain meringankan beban biaya keluarga, penanganan oleh tenaga medis profesional memberinya rasa aman. Proses pendaftarannya pun dinilai sangat mudah dan tidak berbelit. 

“Cuma bawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, anak kami bisa langsung ikut. Kemudahan akses pelayanan seperti ini yang dibutuhkan masyarakat. Semoga ke depan terus berlanjut,” ucap Heni. (*)

Berita Terbaru

Serba Serbi,

Wajah Baru Pariwisata Jawa Timur

GRESIK, sanubari.co.id - Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026, selesai. Pagelaran itu telah menobatkan dua nama baru sebagai wajah pariwisata

Serba Serbi,

Karyawan PSE Bantah Gaji Ditahan

BONTANG, sanubari.co.id - Karyawan PT Prima Solid Energi (PSE) kompak bantah isu gaji tidak terbayarkan oleh perseroan. Bagi mereka, selama bekerja perusahaan