PKT menggandeng pemerintah menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi konstruksi

Pupuk Kaltim Cetak Tenaga Ahli Bersertifikat, Perkuat Daya Saing SDM Bontang

Reporter : Michael Fredy Yacob
Salah satu peserta pelatihan dan sertifikasi kompetensi tenaga ahli konstruksi bersama manajemen PT PKT.

BONTANG, sanubari.co.id - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Bontang. 

Kali ini, perusahaan memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi tenaga ahli konstruksi. Hal itu dilakukan guna memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di tengah meningkatnya kebutuhan sektor pembangunan.

Baca juga: Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Internasional AREA 2026

Program tersebut berupa Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja bagi Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung Jenjang 7 serta Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Mekanikal Jenjang 7.

Kegiatan hasil kolaborasi PKT dengan Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu diikuti 20 peserta.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman mengatakan, pembangunan infrastruktur perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM. Tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di dunia kerja.

“Sektor konstruksi saat ini menuntut tenaga kerja yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi melalui sertifikasi sesuai standar yang berlaku,” kata Qomaruzzaman saat membuka kegiatan di Hotel Bintang Sintuk, Bontang, Rabu, 17 Juni 2026.

Ia mengatakan sertifikasi merupakan bukti kompetensi profesional yang dapat meningkatkan kepercayaan pengguna jasa. Selain itu, sertifikasi juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam berbagai proyek pembangunan.

Menurut Qomaruzzaman, kebutuhan tenaga ahli akan terus meningkat seiring bertambahnya investasi di Kalimantan Timur. Karena itu, PKT ingin memastikan masyarakat Bontang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

"Kami ingin warga Bontang memiliki kesempatan lebih luas untuk mengambil peran dalam pembangunan serta meningkatkan daya saing di dunia kerja," katanya.

Baca juga: Pupuk Kaltim Gandeng Pegadaian, Perkuat Literasi Keuangan dan Investasi Karyawan

Ia menambahkan, pengembangan SDM akan tetap menjadi salah satu fokus program tanggung jawab sosial perusahaan.

PKT berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang mandiri serta berdaya saing.

“Pupuk Kaltim akan terus tumbuh bersama masyarakat dengan menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata dan nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengapresiasi sinergi yang dibangun PKT bersama pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

Baca juga: Pupuk Kaltim Kejar Akreditasi Kearsipan untuk Tingkatkan Tata Kelola

Menurut dia, kolaborasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, melainkan mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan dan Informasi Bina Konstruksi Dinas PUPR dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PERA) Provinsi Kalimantan Timur, Marini menambahkan, dukungan PKT sejalan dengan upaya pemerintah provinsi memperluas akses masyarakat terhadap sertifikasi kompetensi di sektor konstruksi.

Menurut Marini, tenaga ahli yang memiliki sertifikat kompetensi akan memiliki tingkat profesionalisme dan kepercayaan yang lebih tinggi.

Karena itu, peningkatan jumlah tenaga kerja bersertifikasi menjadi salah satu agenda penting untuk mendukung pembangunan di Kalimantan Timur. (*)

Editor : Michael Fredy Yacob

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru