Tambahan tiga angka ini mengantar Persik naik ke peringkat keempat klasemen sementara.

Diwarnai Kartu Merah, Persik Kediri Gilas Madura United di Kandang

avatar Robby
Para pemain Persik Kediri merayakan gol. (ist)
Para pemain Persik Kediri merayakan gol. (ist)

Kediri, sanubari.co.id - Persik Kediri sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Madura United dalam lanjutan pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, pada 9 Oktober 2026. Hasil impresif ini sekaligus menodai rekor sempurna Laskar Sape Kerrab yang sebelumnya selalu menang di tiga laga awal musim ini.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Macan Putih langsung mengambil inisiatif menekan sejak menit awal. Gelandang kreatif Eduardo Barbosa membuka keunggulan Persik pada menit ke-9 melalui sepakan akurat yang sempat melalui tinjauan VAR.

Penampilan cemerlang Barbosa berlanjut pada menit ke-25 ketika ia mencetak gol keduanya lewat tendangan voli keras menyambut bola liar di dalam kotak penalti.

Situasi kian berat bagi tim tamu menjelang turun minum. Penyerang Madura United, Dimitar Mitkov, diusir wasit dengan kartu merah langsung setelah tayangan VAR menunjukkan pelanggaran keras. Keunggulan 2-0 bagi tuan rumah bertahan hingga paruh pertama tuntas.

Memasuki babak kedua, Persik yang unggul jumlah pemain memilih bermain lebih sabar untuk menjaga keunggulan. Meski Madura United mencoba bangkit melalui sejumlah pergantian taktik dan serangan balik, lini belakang tuan rumah tampil solid hingga peluit panjang berbunyi. 

Tambahan tiga angka ini mengantar Persik naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin, sedangkan Madura United tertahan di posisi kedua dengan sembilan angka.

Seusai laga, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, memuji kedisiplinan dan kerja keras anak asuhnya. Pelatih asal Spanyol itu menyebut kemenangan ini diraih berkat keberhasilan tim mengeksekusi rencana permainan dengan baik.

"Babak pertama sepenuhnya milik kami. Di babak kedua, meskipun unggul jumlah pemain, kami tetap harus berhati-hati karena Madura United tetap berbahaya lewat kecepatan serangan baliknya," ujar Marcos.

Sementara itu, pelatih Madura United, Jose Gomes, secara sportif mengakui kekurangan timnya di awal laga. Ia menyebut skuad asuhannya mengawali pertandingan dengan kurang maksimal sehingga harus membayar mahal dua gol di paruh pertama.

"Kami tidak memulai pertandingan dengan baik dan itu menjadi pukulan berat bagi kami. Evaluasi besar akan segera kami lakukan untuk bangkit pada laga berikutnya," pungkas pelatih asal Portugal tersebut.

Berita Terbaru