Buenos Aires, sanubari.co.id – Lionel Messi mengakhiri perjalanan 21 tahunnya bersama tim nasional Argentina dengan cara yang pantas bagi seorang kapten: kemenangan dan satu gol. Argentina menang 3-0 atas Benin di Estadio Monumental, pada 6 Oktober 2026, dalam laga yang menjadi penampilan ke-208 Messi.
Ibunya, Celia Cuccittini, hadir di stadion. Istrinya, Antonela Roccuzzo, dan anak-anaknya juga datang.
Pertandingan sempat buntu. Skor masih 0-0 saat turun minum. Kebuntuan pecah di babak kedua lewat voli Nicolás Otamendi, yang juga pensiun dari tim nasional, dari sepak pojok Messi.
Nico Paz menggandakan keunggulan, lalu Messi menutupnya lewat penalti. Gol itu tercipta di menit ke-70. Itu gol ke-126 Messi bersama Argentina, memperpanjang rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Seusai laga digelar upacara penghormatan dari rekan setim, lawan, dan penonton, dengan stadion tetap penuh sampai akhir. Messi kemudian menyampaikan pidato perpisahan kepada suporter.
"Aku sayang kalian, aku akan merindukan kalian," katanya di akhir pidato.
Lionel Messi. (Getty Images)
Laga ini terjadi atas undangan resmi Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Presiden AFA Claudio Tapia mengatakan Messi diundang agar mendapat perpisahan yang benar-benar pantas.
Pelatih Lionel Scaloni pun tak menutupi perasaannya sebelum laga.
"Akan sulit untuk tidak menangis hari itu, ini sebuah kehormatan," ujar Scalloni.
Messi sendiri sudah mengumumkan pensiun pada 31 Agustus lewat surat di media sosial, tidak lama setelah Argentina kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Menurut kanal olahraga beIN Sports, alasan sebenarnya tidak tunggal: kelelahan fisik, mental, dan emosional selama bertahun-tahun ikut berperan, ditambah munculnya pemain-pemain muda yang mulai menuntut peran lebih besar.
Selain itu, ayahnya, Jorge Messi, yang juga agen sekaligus pilar kariernya, meninggal dunia belum lama ini.
Lionel Messi menyapa suporter di tribun. (ist)
Warisan yang Messi tinggalkan sangat besar. Ia pergi dengan empat trofi: Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024. Dua dekade lebih ia memikul harapan sebuah negara, termasuk di masa-masa ketika gelar belum juga datang.
Setelah ini, fokus Messi kembali ke klub. Ia masih terikat kontrak dengan Inter Miami di Major League Soccer.
Bagi timnas, babak baru dimulai dari pembenahan skuad. Scaloni sendiri menyebut turnamen baru saja usai dan ini saat yang tepat untuk regenerasi. Kontrak Scaloni berakhir 31 Desember dan belum ada kepastian soal kelanjutannya.
Editor : Robby