Uji coba ini disebut salah satu implementasi praktis untuk teknologi ISAC

Samsung dan Verizon Sukses Uji Coba Teknologi Jaringan 6G di Texas

Reporter : Robby
Uji coba teknologi 6G oleh Samsung dan Verizon. (ist)

Amerika Serikat, sanubari.co.id Samsung Electronics bersama operator seluler Amerika Serikat, Verizon, mengumumkan keberhasilan menyelesaikan uji coba lapangan untuk salah satu teknologi kunci jaringan generasi keenam (6G), yang dikenal sebagai Integrated Sensing and Communication (ISAC). Uji coba dilakukan pada14 September 2026, bertepatan dengan penyelenggaraan sebuah acara penggemar sepak bola internasional berskala besar di Dallas, Texas.

Uji coba ini disebut sebagai salah satu implementasi praktis pertama di dunia untuk teknologi ISAC yang dijalankan di atas arsitektur jaringan yang sudah ada saat ini, tanpa memerlukan perangkat keras tambahan. Teknologi ISAC memungkinkan jaringan seluler tidak sekadar berfungsi mengirimkan data, tetapi juga bertindak layaknya sensor yang dapat mendeteksi dan memahami kondisi fisik di sekitarnya secara real-time.

Dalam uji coba tersebut, Samsung memadukan teknologi virtualized Radio Access Network (vRAN) dan virtualized core (vCore) berbasis kecerdasan buatan dengan aplikasi ISAC pada platform Network in a Server (NIS) miliknya. Kombinasi yang memungkinkan sistem berjalan di atas jaringan 5G komersial Verizon yang sudah beroperasi, tanpa penambahan infrastruktur baru.

Dalam praktiknya, sinyal nirkabel yang dipancarkan dari perangkat seluler para pengunjung acara dimanfaatkan untuk memantau pergerakan kerumunan secara real-time dan menghasilkan peta kepadatan (heatmap) area yang paling ramai di lokasi acara.

Kedua perusahaan menggunakan unit radio CBRS dengan spektrum 40 MHz yang dipasang pada unit Cell-On-Wheels milik Verizon sebagai penerima sensor, yang menangkap variasi kanal nirkabel akibat aktivitas perangkat 5G komersial di lokasi acara.

Keberhasilan uji coba ini memperkuat posisi Verizon sebagai salah satu operator dengan jaringan virtual komersial terbesar di dunia, yang selama ini mendorong transformasi menuju arsitektur jaringan berbasis perangkat lunak. Sebelumnya, Samsung juga tercatat telah menjalin kerja sama riset ISAC dengan operator asal Korea Selatan, LG Uplus, pada Mei 2026, sebagai bagian dari persiapan menuju era jaringan 6G.

Chief Technology Officer sekaligus Senior Vice President Technology Development Verizon, Yago Tenorio, menyatakan uji coba ini membuktikan jaringan masa depan akan mampu berbuat lebih dari sekadar mentransfer data.

"Uji coba lapangan ini membuktikan jaringan masa depan akan mampu berbuat lebih dari sekadar mentransfer data," ujar Tenorio. Ia menambahkan bahwa investasi awal Verizon pada arsitektur vRAN berbasis perangkat lunak kini membuahkan hasil nyata dalam menghadirkan konsep 6G seperti ISAC di atas infrastruktur yang sudah ada.

Senada dengan itu, Executive Vice President sekaligus Head of Product Strategy Networks Business Samsung Electronics, Ji-Yun Seol, menilai keputusan Verizon mengadopsi vRAN berbasis AI sejak awal menjadi fondasi penting bagi keberhasilan uji coba ini.

"Operator yang berpikir maju seperti Verizon tengah membuka potensi yang belum tergarap," kata Seol, merujuk pada langkah para operator jaringan dalam mempercepat konvergensi layanan generasi mendatang.

Meski menjadi tonggak penting, sejumlah lembaga riset independen memperkirakan sistem ISAC yang benar-benar matang secara komersial baru akan terwujud setelah 2033, seiring proses standardisasi dan adopsi jaringan 6G secara masif di berbagai negara. Uji coba di Dallas ini pun masih berstatus sebagai pembuktian konsep pra-standar di atas infrastruktur vRAN yang ada saat ini.

Sebagai tindak lanjut, Verizon telah menyiapkan Laboratorium 6G khusus untuk terus mengembangkan teknologi ini. Penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas Los Angeles 2028 akan jadi ajang pembuktian menuju penerapan komersial jaringan 6G secara luas.

Editor : Robby

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru