ATR/BPN Ingin Pastikan Dunia Pendidikan Aman Dari Sengketa Lahan

Hadiah Hari Guru, ATR/BPN Bontang Serahkan Sertifikat Lahan untuk SMAN 2

avatar Robby
Kepala Kantor BPN/ATR Bontang Hamim Muddayana saat menyerahkan sertifikat tanah kepada SMAN 2 Bontang
Kepala Kantor BPN/ATR Bontang Hamim Muddayana saat menyerahkan sertifikat tanah kepada SMAN 2 Bontang

BONTANG, sanubari.co.id - Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Bontang berikan hadiah spesial di hari peringatan guru. Mereka menghadiahkan kepada guru-guru berupa sertifikat atas tanah yang digunakan oleh SMAN 2 Bontang.

Sehingga, kepastian hukum bagi sekolah dalam aktivitas belajar mengajar, tenang. Tanpa ada bayang-bayang ancaman sengketa. Dokumen hak pakai tersebut terdaftar atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sesuai kewenangan pengelolaan SMA yang berada di bawah pemerintah provinsi.

Baca Juga: ATR/BPN Kebut 11 Juta Sertifikat MBR

“Kami berharap sertifikasi ini memberikan rasa aman bagi sekolah dalam menjalankan aktivitas pendidikan. Sekaligus memastikan asetnya memiliki perlindungan yang memadai,” kata Kepala Kantor BPN/ATR Bontang Hamim Muddayana, Selasa 25 November 2025.

Menurut Hamim, persoalan sengketa lahan sekolah masih muncul di berbagai daerah. Tak jarang mengganggu kegiatan belajar. Beberapa kasus bahkan menyebabkan proses belajar mengajar terhenti akibat penyegelan atau ketidakjelasan status tanah.

“Jangan sampai peserta didik yang terkena dampaknya. Kalau terjadi sengketa lalu sekolah disegel, mereka yang paling dirugikan,” katanya lagi.

Kepastian legalitas tanah merupakan prasyarat penting untuk mendapatkan bantuan pembangunan maupun renovasi. Banyak sekolah baru mengurus sertifikat saat membutuhkan bantuan. 

Baca Juga: Sertifikasi Lahan Pemkot Sudah 90 Persen, Pertanahan Bontang Percepat Penyelesaian

Padahal proses tersebut membutuhkan waktu yang tidak singkat. “Kalau legalitas lahan dibuat sejak awal, sekolah akan lebih mudah berkembang,” tuturnya.

BPN/ATR Bontang juga mengimbau sekolah-sekolah negeri maupun swasta agar segera mengurus sertifikasi lahan. Seluruh lembaga pendidikan –baik negeri maupun swasta, memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bontang.

“Demi kepentingan pendidikan, kami selalu siap membantu. Utamanya, lingkungan belajar anak-anak harus aman,” katanya.

Baca Juga: ATR/BPN Rilis Tiga Layanan Baru

Percepatan sertifikasi merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh warga sekolah dapat beraktivitas dengan tenang tanpa persoalan pertanahan membayangi. “Kami ingin anak-anak belajar dengan nyaman, tanpa rasa cemas,” ujarnya menutup pernyataan.

Dengan diserahkannya sertifikat ini, BPN/ATR Bontang berharap sekolah-sekolah memiliki landasan hukum yang kuat agar kegiatan pendidikan berjalan lebih aman, tertata, dan berkelanjutan. (*)

Berita Terbaru

Serba Serbi,

Sarmuji: Qanun Asasi Roh NU

JOMBANG, sanubari.co.id - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menilai Qanun Asasi Nahdlatul Ulama (NU) tidak semestinya dipahami sebatas aturan dasar