Masyarakat diminta tertib agar arus baik lancar

KAI dan Polri: Puncak Arus Balik 24 Maret 2026

avatar Robby
Penumpang kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta (Tempo)
Penumpang kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta (Tempo)

JAKARTA, sanubari.co.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memprediksi puncak arus balik terjadi pada hari Selasa, 24 Maret 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, di Stasiun Pasarsenen, Jakarta.

"Sementara, untuk angka tertinggi (periode arus balik) di tanggal 24 Maret," katanya pada hari Minggu, 2 Maret 2026.

Baca Juga: Risyad: Posisi Polri di Bawah Presiden Paling Ideal dan Konstitusional

Sebagai langkah antisipasi, Franoto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan melakukan penambahan jumlah kereta api yang berangkat dari Stasiun Senen.

"Kereta api tambahan ada 13 perjalanan keberangkatan dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Jadi, totalnya 20 perjalanan kereta api tambahan, sampai tanggal 1 April," tambahnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk tertib, terutama terkait penjemputan, agar arus mobilitas pemudik dapat berjalan dengan lancar.

"Dalam menghadapi masa arus balik, terutama yang turun atau tiba di Stasiun Pasar Senen, kami mengimbau kepada penjemput penumpang agar tidak menggunakan kendaraan roda empat. Dikarenakan kapasitas parkir di Stasiun Pasarsenen ini terbatas, sehingga dapat mengganggu atau memengaruhi kelancaran dari alur kendaraan di parkiran Stasiun Pasarsenen," pungkasnya.

Baca Juga: Langkah Strategis Kapolri: GMNI Jakarta Timur Dukung Pembentukan Tim Reformasi Polri

Di tempat terpisah, Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, juga memberi prediksi bahwa tanggal 24 Maret 2026 akan menjadi puncak arus balik. Untuk menjamin kelancaran arus balik, sejumlah rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan sebelum 24 Maret. Salah satunya penerapan one way.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho (Arsip Korlantas Polri)Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho (Arsip Korlantas Polri)

"Akan kami lakukan one way nasional arus balik yang rencananya sesuai dengan arahan Bapak Kapolri. Dan kemarin saya sudah lapor ke Pak Menhub dan Pak Dir Jasa Marga dan Jasa Raharja, rencana akan kita flag out untuk arus balik tanggal 24," kata Irjen Agus di NTMC Polri, Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Kapolri, Jaksa Agung, KPK Tindak Tegas Koruptor: Maling Gak Usah Diajak Rukun!

Demi mengurangi penumpukan kendaraan saat puncak arus balik, masyarakat diminta untuk tidak pulang pada 24 Maret. Bagi pekerja sektor formal, ia berharap kebijakan work form anywhere (WFA) dapat dimaksimalkan.

"Silakan manfaatkan work from anywhere tanggal 26, 27, 28 itu masih work from anywhere. Mungkin bisa kembali di tanggal 26, tanggal 27," tutupnya.

Berita Terbaru