SAMARINDA, sanubari.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) gelontorkan anggaran sebesar Rp 49,8 Miliar untuk masyarakat Bumi Etam di wilayah barat: Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).
Secara geografis, daerah ini cukup jauh dari pusat pemerintahan Kalimantan Timur. Akses menuju kedua daerah itu juga belum maksimal. Alhasil, kedua daerah ini butuh perhatian lebih. Utamanya fasilitas umum (fasum). Salah satunya adalah jalan utama.
Baca Juga: Syarifah Suraidah Harum Renovasi Rumah Warga Samarinda yang Tidak Layak Huni
Karena, jalan umum merupakan akses utama perekonomian: menjadi akses keluar masuknya barang-barang kebutuhan masyarakat setempat. Serta menjadi lalu lintas masyarakat. Utamanya investor untuk mengembangkan daerah tersebut.
Gubernur Kaltim, Rudi Mas’ud mengatakan, dana tadi untuk pembangunan jalan provinsi lintas kabupaten. Mulai dari wilayah Tering-Kubar hingga Ujoh Bilang-Mahulu. Total 33 kilometer panjang jalan tersebut.
Harum –sapaan akrab Rudi Mas’ud beberapa waktu lalu sempat melakukan kunjungan kerja ke daerah tersebut. Melintasi langsung daerah itu. Ketika itu, politisi Golkar ini pergi bersama rombongan DPRD Kaltim dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).
“Jalannya sudah mulus. Memang, beberapa bulan lalu sempat dilakukan pengerjaan. Pembangunan jalan itu memang terus dikebut. Jadi, tidak ada lagi drama roda mobil masuk lumpur lagi,” katanya dalam rilis, Selasa, 12 Mei 2026.
Baca Juga: Gubernur: Silahkan Hak Angket
Pembangunan tahap dua di Jalan Tering-Ujoh Bilang, dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim. Pekerjaan itu diselesaikan dalam 175 hari kalender. “Kami pastikan jalan itu tersambung sepenuhnya pada 2027 mendatang,” ucapnya.
Pembangunan ini menggunakan dana anggaran APBD Pemprov Kaltim pada 10 Juli 2025 lalu. Nilainya sebesar Rp 49,837,970,500. Pekerjaannya dilakukan oleh PT Belawa Mahakarya dan CV Totality Engineers.
Harum tegaskan, hal ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah terhadap respons masyarakat. Yakni ingin akses jalan untuk mempermudah dalam kehidupan warga sehari-hari di Kubar-Mahulu ini bisa lancar.
Baca Juga: Aksi Berjalan Damai, Rudi Mas'ud Ajak Dialog Massa
“Pembangunan jalan Provinsi lintas kabupaten ini kewajiban kami di Provinsi. Tujuannya bisa mempermudah arus lalu lintas orang, maupun barang,” ucapnya.
“Sehingga dalam distribusi kebutuhan pokok warga, maupun aktivitas masyarakat di Barat Kaltim ini bisa lancar dan cepat. Dengan begitu harga kebutuhan bisa lebih terjangkau,” katanya lagi. (*)
Editor : Redaksi Sanubari