Forum Diskusi Ramadan Ajak Mahasiswa Bicara Peran Politik Generasi Muda

Gerindra Jatim Gelar Tadarus Politik Gen Z

sanubari.co.id
Diskusi publik Gerindra Jatim bersama mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Pahlawan.

SURABAYA, sanubari.co.id - Partai Gerakan Indonesia Raya Jawa Timur terus memperluas ruang komunikasi dengan kalangan mahasiswa. Melalui program bertajuk Tadarus Politik Gen Z, partai berlambang kepala garuda itu menghadirkan forum diskusi. 

Forum tersebut dirancang khusus untuk generasi muda. Terutama mahasiswa di Surabaya. Kegiatan yang digelar tujuh kali sepanjang Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi ikhtiar DPD Gerindra Jatim untuk membangun budaya dialog yang terbuka dan konstruktif. 

Baca juga: Silaturahmi Gerindra Surabaya, Begini Pesan Cahyo Harjo..

Pada edisi kedua, tema yang diangkat cukup menggugah: “Speak Up or Stay Silent? Gen Z dalam Pusaran Politik Hari Ini”. Tema tersebut memantik diskusi kritis mengenai posisi dan peran generasi muda dalam dinamika politik nasional.

Sekitar 75 mahasiswa dari berbagai kampus hadir dalam forum itu. Mereka berasal dari Universitas Airlangga, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. 

Ada juga dari Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Surabaya, serta Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Kehadiran lintas kampus memperkaya sudut pandang yang berkembang selama diskusi berlangsung.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso mengatakan, forum ini sebagai momentum strategis untuk menjembatani gagasan mahasiswa dengan partai politik.

“Kami membuka ruang diskusi, ruang berdialektika, dan juga untuk mendapatkan masukan yang kritis dan komprehensif dari teman-teman pemuda Jawa Timur, khususnya di Surabaya,” kata pria yang akrab disapa Mas Cahyo itu, Minggu, 1 Maret 2026.

Menurut dia, mahasiswa merupakan kelompok dengan idealisme dan nalar kritis yang kuat. Idealisme itu, kata dia, perlu dijaga karena menjadi penyeimbang dalam proses pembangunan bangsa.

“Tanpa idealisme dan kritik dari generasi muda, kita sebagai bangsa tidak akan mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan secara utuh,” katanya.

Dalam forum tersebut, mahasiswa tidak hanya diajak memandang politik sebagai kontestasi elektoral atau pesta demokrasi lima tahunan. Politik diposisikan sebagai ruang publik untuk mengawal arah kebijakan negara.

Baca juga: Penguatan Ekspor Perbaiki Nilai Tukar Rupiah

Mas Cahyo menjelaskan, produk politik sangat menentukan keberpihakan kebijakan publik kepada masyarakat.

Ia juga mengaitkan peran generasi muda dalam memastikan arah pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045 tetap berada di jalur konstitusional dan berpihak kepada rakyat.

Terkait komitmen membuka ruang komunikasi, Mas Cahyo memastikan Gerindra Jatim akan terus menjaga kanal dialog dengan mahasiswa. Menurut dia, keberpihakan partai terhadap generasi muda telah menjadi bagian dari garis kebijakan internal.

Ia mencontohkan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, bersama jajaran pimpinan daerah seperti Anwar Sadad, memberikan kepercayaan kepada anak muda untuk memimpin struktur partai di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

“Regenerasi adalah hal penting bagi organisasi politik. Banyak anak muda diberi amanah menjadi ketua DPC maupun pimpinan fraksi. Itu bukti bahwa generasi muda dipercaya,” ujarnya.

Gerindra Jatim juga menegaskan kesiapan menerima kritik dan masukan dari mahasiswa. Namun, Mas Cahyo mengingatkan, kritik harus tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

“Kritik itu penting, idealisme itu penting. Tapi harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar. Bijak, beretika, dan menjaga nilai kebangsaan itu yang utama,” katanya.

Melalui Tadarus Politik Gen Z, Gerindra Jatim ingin menegaskan diri sebagai partai yang membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi generasi muda. 

Ramadan kali ini bukan hanya momentum refleksi spiritual, melainkan juga refleksi politik, membangun tradisi diskusi yang sehat antara mahasiswa dan partai politik demi arah kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)

Editor : Redaksi Sanubari

Serba Serbi
Berita Populer
Berita Terbaru