BONTANG, sanubari.co.id - Tahun ajaran baru dimulai. Hari pertama sekolah dimulai besok, Senin, 13 Juli 2026. Di momen itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengajak para ayah untuk mengantar anaknya masuk sekolah.
Perintah itu juga dituangkan dalam surat edaran (SE) Wali Kota Bontang nomor 100.3.4.3/1073/DP3AKB/2026. Baginya, hari pertama sekolah merupakan momen berharga bagi para anak-anak. Utamanya yang baru masuk sekolah dasar maupun TK.
Baca Juga: MPLS Surabaya Fokus Karakter Anak
“Silakan para ayah antar anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah Senin nanti. Agar anak-anak juga merasa aman saat berada di lingkungan baru dan bertemu dengan teman-teman barunya,” katanya, Minggu, 12 Juni 2026.
Menurutnya, kebijakan ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan anak sejak dini.
Sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP diminta mengimbau orang tua, khususnya ayah, agar terlibat langsung dan menjadikan kegiatan ini sebagai tradisi setiap tahun ajaran baru.
Tak hanya itu, instansi pemerintah, perusahaan, hingga lurah diminta memberi dispensasi bagi orang tua yang bekerja agar dapat mengantar anaknya ke sekolah.
Baca Juga: Kantor Pertanahan Bontang Raih Penghargaan Pemkot atas Dukungan Pengadaan Tanah 2025
“Kehadiran ayah di momen penting itu dampaknya sangat besar pada rasa percaya diri dan kenyamanan anak. Makanya saya minta semua pihak mendukung kebijakan ini,” tegasnya wali kota dua periode itu.
Neni mengakui, perhatian sederhana seperti mengantar sekolah bisa membuat anak merasa dihargai dan tidak kehilangan figur ayah di tengah kesibukan orang tua.
Sebab, anak perlu tumbuh dengan kasih sayang dan kehadiran orang tua, bukan sekadar pemenuhan materi. “Sesibuk apa pun, sempatkan hadir, peluk anak, dan tanyakan kesehariannya,” ujarnya.
Baca Juga: Dilema TPP vs PHK bagi PPPK Bontang
Ia menilai, minimnya kehadiran ayah dapat berdampak pada kondisi emosional anak. Karena itu, melalui tagline “Ayah Wajib Hadir”, ia mendorong keluarga untuk lebih aktif membangun komunikasi dan kedekatan.
"Sekarang tantangan di era digital ini sangat berat. Makanya peran orang tua, terutama ayah sangat penting dalam membimbing dan menjaga tumbuh kembang anak agar tetap kuat dan tangguh," ucapnya. (*)
Editor : Michael Fredy Yacob