Kerja sama dengan CKU International St. Mary’s Hospital ini turut melibatkan Universitas Airlangga d

Gandeng RS Korea Selatan, RS KORPRI Pura Raharja Kembangkan Layanan Berbasis AI

avatar Michael Fredy Yacob
Penandatanganan kerjasama antara RS Korpri Pura Raharja dengan Catholic Kwandong University (CKU) International St. Mary’s Hospital, Korea Selatan. (Foto: Dokumen RS Korpri Pura Raharja)
Penandatanganan kerjasama antara RS Korpri Pura Raharja dengan Catholic Kwandong University (CKU) International St. Mary’s Hospital, Korea Selatan. (Foto: Dokumen RS Korpri Pura Raharja)

SURABAYA, sanubari.co.id - Rumah Sakit KORPRI Pura Raharja berekspansi ke kancah internasional. Rumah sakit milik KORPRI Jatim ini menjalin kolaborasi strategis dengan Catholic Kwandong University (CKU) International St. Mary’s Hospital, Korea Selatan. 

Kolaborasi itu untuk mengembangkan layanan diagnostik dan kesehatan digital berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Baca Juga: Festival UMKM Surabaya Dorong Ekonomi Kreatif Jawa Timur

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di RS KORPRI Pura Raharja, Surabaya, Jumat, 10 Juli 2026. Langkah ini menegaskan komitmen rumah sakit untuk bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan modern dan berdaya saing global.

Proyek percontohan teknologi kesehatan digital ini didukung penuh oleh Korea Health Industry Development Institute (KHIDI) yang menggandeng dua mitra teknologi, Weycen dan Meninbox.

Tak hanya membangun jejaring internasional, Direktur RS KORPRI Pura Raharja, Makhyan Jibril Al Farabi, bersama CEO RS KORPRI Pura Raharja, Joni Wahyuhadi, juga merangkul dua perguruan tinggi lokal untuk memperkuat ekosistem digital.

Kedua kampus tersebut adalah Universitas Airlangga (Unair) melalui Cardiovascular Research and Innovation Center (CRIC) yang dipimpin Yudi Her Oktaviono untuk inovasi kesehatan jantung. 

Serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Pusat Studi Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Digital (KATD) yang diketuai Adhi Dharma Wibawa guna mengoptimalkan pengembangan AI pada manajemen rumah sakit.

President sekaligus CEO CKU International St. Mary’s Hospital, Noel Dong-Hyun Go, mengatakan RS KORPRI Pura Raharja dipilih sebagai mitra strategis kedua di Indonesia setelah Ngoerah Hospital di Bali.

Baca Juga: HUT ke-52, RS Korpri Pura Raharja Surabaya Luncurkan Layanan Klinik Komprehensif

Ia berkomitmen memberikan dukungan maksimal di berbagai bidang. "Meliputi pelayanan medis klinis, penelitian akademik, telemedis, hingga program fellowship bagi tenaga medis," ujarnya.

Bersamaan dengan peresmian kerja sama tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, resmikan logo baru RS KORPRI Pura Raharja.

Logo bermotif kepak sayap ini menyimbolkan transformasi fasilitas tersebut menjadi rumah sakit umum dengan spesialisasi lengkap, mulai dari penyakit dalam, jantung, saraf, mata, hingga rehabilitasi medik.

Adhy Karyono berharap transformasi ini memacu rumah sakit untuk terus berkembang dan menjadi kebanggaan aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga: Kupu-kupu Robotik SIER Curi Perhatian di Surabaya Vaganza 2026

Ia juga berpesan agar keunggulan pelayanan ibu dan anak—yang baru-baru ini diganjar penghargaan oleh Wali Kota Surabaya berkat rekor penanganan 2.400 kelahiran per tahun dengan pencatatan sipil terbanyak—tetap dipertahankan.

Sebagai aksi nyata di era baru ini, RS KORPRI Pura Raharja langsung mencanangkan Program Sejuta Vaksin HPV bagi ASN di Jawa Timur untuk mencegah kanker serviks. Tahap awal program ini diikuti oleh 300 ASN beserta keluarganya.

Merespons tingginya antusiasme peserta, Zudan Arif Fakrulloh menyatakan Korpri Pusat siap menambah kuota vaksin sesuai kebutuhan daerah.

“Kalau 300 vaksin masih kurang, kami siap menambah. Seribu kami siapkan, dua ribu kami siapkan, bahkan lima ribu pun kami siap mendukung,” tuturnya. (*)

Berita Terbaru