Pasca Kebakaran 2024 Lalu, KM Umsini Dilakukan Revitalisasi

KM Umsini akan Kembali, PT PAL: Teknologi Kapal Ditingkatkan

avatar Michael Fredy Yacob
Saat kunjungan manajemen PT PELNI ke PT PAL untuk melihat kesiapan revitalisasi KM Umsini. (Foto: Dokumen PT PAL untuk sanubari.co.id).
Saat kunjungan manajemen PT PELNI ke PT PAL untuk melihat kesiapan revitalisasi KM Umsini. (Foto: Dokumen PT PAL untuk sanubari.co.id).

SURABAYA, sanubari.co.id - KM Umsini lagi direvitalisasi. PT PAL Indonesia pastikan, perbaikan itu tidak hanya mengembalikan kapal tersebut ke kondisi primanya, tetapi menghadirkan peningkatan teknologi. 

Direktur Produksi PT PAL, Diana Rosa mengatakan, kapal itu memang  milik PT PELNI Perseroan. Di 2024 lalu, kapal tersebut terbakar. Sejak itu, kapal berkapasitas 2 ribu penumpang ini tidak lagi beroperasi.

Baca Juga: Kapal Perang AL Filipina Buatan PT PAL Selesai

Beberapa waktu lalu, Komisaris Utama PT PELNI, Soenarko Gatie Atmodjo dan Direktur Utama PT PELNI Budi Setyawan Wijaya mengunjungi PT PAL Indonesia. Memang, perusahaan BUMN ini dipercaya menangani proses revitalisasinya.

Pekerjaan yang dilakukan mulai dari maintenance dan repair and overhaul (MRO). Hal itu dilakukan untuk mengembalikan kapal ke kondisi operasional. Tentunya, dengan standar keselamatan dan keadaan yang optimal.

Sementara itu, ada beberapa teknologi yang ditingkatkan ke KM Umsini. Diantaranya, pembaruan sistem kendali berbasis Programmable Logic Controller (PLC). Teknologi ini berfungsi sebagai “otak” pengendali berbagai sistem operasional kapal.

Dijelaskannya, modernisasi itu menggantikan sebagian mekanisme pengoperasian manual menjadi sistem terotomasi. Hal itu dengan dukungan aktuator pneumatik. Sehingga, proses operasional menjadi lebih efisien, akurat dan mudah dalam pemeliharaan.

“Peningkatan ini diharapkan mampu mendukung keandalan kapal. Sekaligus meningkatkan kemudahan perawatan sepanjang siklus operasinya,” katanya dalam rilis resmi yang diterima sanubari.co.id, Kamis, 9 Juli 2026.

Baca Juga: Redmi Pad 2 9.7 Resmi Dijual di Indonesia, Tablet Ringkas untuk Belajar dan Hiburan

Kapal itu akan dikerjakan dengan tingkat kompleksitas tinggi. Kerusakan akibat kebakaran mengharuskan tim melakukan beberapa tindakan. Seperti asesmen menyeluruh, rekonstruksi berbagai sistem, hingga serangkaian pengujian sebelum kapal dinyatakan laik beroperasi. 

Di tengah berbagai tantangan teknis, sambung Rosa, PT PAL Indonesia tetap mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan. Caranya melalui transformasi proses kerja dan kolaborasi lintas disiplin tanpa mengkompromikan kualitas. 

“Bagi PT PAL, setiap tahapan perbaikan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan kenyamanan,” ungkapnya.

“Ia ingin, saat KM Umsini kembali berlayar, masyarakat dapat menikmati moda transportasi antarpulau yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan pelayaran,” tegasnya. 

Baca Juga: Indonesia Beli Kizilelma, Turki Siap Transfer Teknologi Drone Tempur

Sementara itu, Direktur Utama PT PELNI, Budi Setyawan Wijaya, mengapresiasi kinerja PT PAL dalam merevitalisasi KM Umsini. Ia menilai PT PAL bukan hanya mitra kerja, tetapi mitra strategis dan menjadi bagian penting dari sistem pendukung armada PELNI. 

“Kami berharap peran PT PAL sebagai backbone industri perkapalan nasional terus diperkuat. Perbaikan KM Umsini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama jangka panjang yang berkelanjutan," katanya.

Kembalinya KM Umsini akan memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendukung kelancaran mobilitas penumpang dan distribusi logistik di wilayah Indonesia Timur. (*)

Berita Terbaru

Cerita Kita,

Sinergi Membangun Negeri

Oleh: HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, penulis buku Prabowo untuk Indonesia Raya Petang ini Kita kaget bukan main, ada berita liar tersebar: POLRI vs