SAMARINDA, sanubari.co.id - Kalimantan Timur mencatat capaian tertinggi dalam kualitas pembangunan manusia di Pulau Kalimantan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur pada 2026 mencapai 79,36.
Angka tersebut menempatkan Kalimantan Timur dalam empat besar nasional, sekaligus melampaui rata-rata nasional yang berada di level 75,90.
Baca Juga: Gubernur: Silahkan Hak Angket
Dalam laporan yang dirilis pada 24 April 2026, Kalimantan Timur hanya berada di bawah Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan DKI Jakarta.
Di tingkat regional, Bumi Etam unggul dibanding empat provinsi lain di Kalimantan, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.
Pengamat daerah sekaligus mantan anggota DPRD Kalimantan Timur, Zain Taufik Nurrohman, menilai capaian tersebut menunjukkan pembangunan di Kalimantan Timur berjalan konsisten meski menghadapi tantangan fiskal dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut dia, capaian IPM tidak bisa dilepaskan dari kesinambungan kebijakan antarperiode pemerintahan.
Baca Juga: Aksi Berjalan Damai, Rudi Mas'ud Ajak Dialog Massa
“Proses pembangunan itu berkelanjutan, dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya. Jika IPM Kaltim mampu bertahan di posisi ini, tentu itu juga mencerminkan keberhasilan pemerintahan saat ini,” ujar Zain.
Salah satu penopang utama tingginya IPM Kalimantan Timur terlihat dari sektor kesehatan. Pada 2025, umur harapan hidup masyarakat Kaltim tercatat mencapai 75,28 tahun. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Pulau Kalimantan dan berada di atas rata-rata nasional sebesar 74,47 tahun.
Di sektor pendidikan, Kalimantan Timur juga mencatat capaian menonjol melalui indikator harapan lama sekolah yang mencapai 14,04 tahun. Angka itu menjadikan Kalimantan Timur sebagai satu-satunya provinsi di Kalimantan dengan proyeksi rata-rata pendidikan setara Diploma II.
Baca Juga: Seribu Mawar untuk Kaltim Damai dari Drupadi Baladika Kaltim
Sementara dari sisi kesejahteraan masyarakat, pengeluaran riil per kapita warga Kalimantan Timur tercatat sebesar Rp14,25 juta per tahun. Nilai tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar Rp 12,80 juta dan menjadi yang tertinggi di Pulau Kalimantan.
Capaian tersebut memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah dengan kualitas pembangunan manusia terbaik di Indonesia.
Kondisi itu dinilai menjadi modal penting bagi Kalimantan Timur dalam menghadapi transformasi besar sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). (*)
Editor : Redaksi Sanubari