Pertahankan predikat Star 5 dan Medali Platinum

Pupuk Kaltim Raih Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

avatar Jay Verdade
Manajemen PT PKT Bontang saat memegang penghargaan TOP CSR Awards 2026.
Manajemen PT PKT Bontang saat memegang penghargaan TOP CSR Awards 2026.

JAKARTA, sanubari.co.id - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali meraih penghargaan nasional di bidang tanggung jawab sosial perusahaan.

Pada ajang TOP CSR Awards 2026, perusahaan ini memboyong tiga penghargaan sekaligus. Yakni TOP CSR Awards 2026 Star 5, Medali Platinum, dan TOP Leader on CSR Commitment 2026. Semua itu diberikan kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal.

Baca Juga: 35 Tahun PTM Pupuk Kaltim Cetak Atlet Tenis Meja Berprestasi

Predikat Star 5 merupakan level tertinggi dalam penilaian TOP CSR Awards. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki sistem, kebijakan, dan implementasi tanggung jawab sosial yang sangat baik serta layak menjadi acuan bagi perusahaan lain.

Adapun Medali Platinum diberikan kepada perusahaan yang mampu mempertahankan predikat Star 5 secara konsisten selama beberapa tahun penyelenggaraan penghargaan.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara konsisten dan terukur.

Menurut dia, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

“Bagi Pupuk Kaltim, TJSL bukan sekadar kewajiban perusahaan, tetapi bagian integral dari strategi keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan secara bersama,” kata Anggono usai menerima penghargaan di Jakarta, belum lama ini.

Berbagai program TJSL perusahaan difokuskan pada penguatan beberapa hal. Seperti ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, pengelolaan lingkungan, pendidikan, dan kesehatan.

Termasuk juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Seluruh program tersebut dijalankan dengan mengacu pada prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), ISO 26000 Social Responsibility, serta pendekatan Creating Shared Value (CSV).

Menurut Anggono, setiap program dirancang dengan pendekatan jangka panjang dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. 

“Tujuannya bukan hanya menyelesaikan persoalan sosial yang ada, tetapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Salah satu program unggulan Pupuk Kaltim adalah Koperasi Bina Sukses Bontang yang berfokus pada penguatan kapasitas UMKM lokal.

Program tersebut membuka akses promosi, memperluas jejaring kemitraan, serta meningkatkan pemasaran produk usaha binaan.

Hingga 2025, kapasitas produksi UMKM binaan tercatat mencapai 468 CBM per container. Produk mereka juga telah dipasarkan ke 12 negara.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Kejar Akreditasi Kearsipan untuk Tingkatkan Tata Kelola

Di bidang pemberdayaan perempuan, Pupuk Kaltim menjalankan Program PKT Serasi yang mendorong pengembangan produk olahan bernilai tambah ekonomi.

Program ini ditujukan untuk memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat.

Perusahaan juga mengembangkan Program Cendawan Juara yang memberdayakan ibu rumah tangga, lansia, dan pensiunan melalui budidaya jamur.

Selain membuka peluang usaha baru, program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Pada sektor kesehatan, Pupuk Kaltim secara konsisten menjalankan Program PEGALDAS yang berfokus pada pencegahan dan penanganan stunting.

Program itu dijalankan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini.

Sementara di bidang pendidikan, perusahaan menyalurkan beasiswa melalui Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang.

Baca Juga: Pabrik Amonia Tertua PKT Diremajakan, Emisi Karbon Turun 110 Ribu Ton

“Melalui beasiswa ini, kami berupaya memperluas akses pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang lebih kompetitif dan berdaya saing,” kata Anggono.

Komitmen sosial perusahaan juga diwujudkan melalui Employee Volunteering Initiation (Evolution), yakni program yang mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Selain program pemberdayaan, Pupuk Kaltim juga memperkuat aspek tata kelola perusahaan dan keberlanjutan.

Hal itu tercermin dari capaian skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 89,37 serta predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025.

Di bidang lingkungan, perusahaan berhasil mempertahankan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama sembilan tahun berturut-turut, sejak 2017 hingga 2025.

Anggono menegaskan, Pupuk Kaltim akan terus memperkuat kolaborasi dan inovasi program pemberdayaan agar memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Komitmen ini akan terus kami perkuat agar perusahaan dapat tumbuh sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan, masyarakat, dan lingkungan,” ujarnya. (*)

Berita Terbaru