Sebanyak 50 pelaku UMKM di Bontang dilatih memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperluas jangkauan

PT Pupuk Kaltim Latih UMKM Gunakan AI

avatar sanubari.co.id
Pelatihan penggunaan AI kepada pelaku UMKM yang difasilitasi PT Pupuk Kaltim
Pelatihan penggunaan AI kepada pelaku UMKM yang difasilitasi PT Pupuk Kaltim

BONTANG, sanubari.co.id - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) membekali 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). 

Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, memantik kreativitas, serta memperluas jangkauan pasar digital bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga: Cegah AI Lepas Kendali, Microsoft Luncurkan Kode Etik Larang Model Menipu Manusia

Pelatihan bertajuk "Dapat Cuan Cepat dengan AI Lebih Hebat" ini merupakan bagian dari program Gerakan Mandiri Usaha Mikro Kecil (GEMA UMK). 

Menggandeng Media Wave Interaktif, para peserta mendapat pelatihan langsung (hands-on) menggunakan platform AI yang terintegrasi.

Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengatakan transformasi digital kini menjadi kebutuhan krusial bagi UMKM. 

Apalagi, keterbatasan sumber daya kerap menjadi kendala utama pelaku usaha kecil karena hampir seluruh aktivitas bisnis—mulai dari produksi hingga pencatatan keuangan—dikerjakan secara mandiri.

“Melalui GEMA UMK, kami ingin pelaku usaha tidak hanya kuat dari sisi produk, tapi juga unggul dalam memanfaatkan teknologi,” katanya saat membuka acara di Grand Equator Hotel, Bontang, Rabu, 15 Juli 2026.

“Peluang ini harus dimanfaatkan agar mereka berkembang lebih cepat dan kompetitif,” tambahnya.

Program ini adalah bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memberdayakan masyarakat. 

Baca Juga: 3.000 Pelari Ramaikan Merdeka Run

Selama dua hari, peserta dilatih mempraktikkan AI untuk berbagai kebutuhan bisnis, seperti riset pasar, pembuatan konten pemasaran digital, pengembangan jenama (branding), pengelolaan media sosial, hingga pembukuan sederhana.

“Penggunaan AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat kemampuan pelaku usaha agar bekerja lebih efektif,” tutur Rezha. 

Ia memastikan, Pupuk Kaltim akan terus mendampingi pelaku UMKM melalui pelatihan kompetensi digital agar mereka lekas naik kelas dan berdampak positif pada ekonomi daerah.

Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM Pemerintah Kota Bontang, Lukman, mengapresiasi langkah Pupuk Kaltim. 

Menurut dia, program ini merupakan contoh nyata kolaborasi strategis antara industri dan pemerintah dalam mendorong kemandirian masyarakat.

Baca Juga: PT PKT Bantu Petani Padang Bangkit

“Dunia usaha bergerak sangat cepat. Cara berjualan dan perilaku konsumen berubah, sehingga UMKM harus ikut bertransformasi agar tak kehilangan peluang,” kata Lukman. 

Ia berharap pendampingan ini terus berlanjut sehingga makin banyak UMKM di Bontang yang berdaya saing.

Salah seorang peserta, Haeruddin, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang bisa langsung diterapkan pada bisnisnya. Materi AI, kata dia, merupakan hal baru yang terbukti mampu mendongkrak kualitas promosi dan pemasaran produk.

“Pelatihan ini sangat membantu kami memahami cara praktis memanfaatkan AI untuk usaha. Kami sangat merasakan manfaatnya dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ucap Haeruddin. (*)

Berita Terbaru

Serba Serbi,

Trans Jatim Gratis Rayakan Harhubnas

SURABAYA, sanubari.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur membebaskan tarif layanan Trans Jatim selama satu hari penuh pada Kamis, 17 September 2026 untuk me

Serba Serbi,

Kanvas Pengabdian SBY di Surabaya

SURABAYA, sanubari.co.id — Voza Tower, Surabaya, mendadak menjadi etalase perenungan panjang. Sebanyak 95 lukisan karya Presiden Republik Indonesia ke-6, Su