ACEH, sanubari.co.id - Organisasi kristen akhirnya berdiri di Tanah Syariat. Mereka adalah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Aceh. Konferensi daerah (Konferda) pertama menandakan resmi berdirinya organisasi itu pun sudah dilaksanakan.
Dikutip dari gamki.or.id, konferda DPD GAMKI Aceh dilaksanakan di ruang VIP SP Lima Cafe and Resto, Kota Banda Aceh, Minggu, 26 Oktober 2026.
Baca juga: Merawat Damai dari Akar Rumput Sumba
Tiga pengurus cabang kabupaten kota hadir. Mereka adalah DPC GAMKI Aceh Tenggara, DPC GAMKI Kota Banda Aceh dan DPC GAMKI Aceh Besar. Ada juga perwakilan dari DPP GAMKI yang hadir dalam kegiatan bersejarah itu.
Andar Saragih, perwakilan DPP GAMKI mengaku sangat bangga GAMKI bisa berdiri di tanah Aceh. Hal ini membuktikan bahwa Aceh merupakan provinsi yang tingkat toleransinya tinggi. Walau, daerah tersebut tetap menjunjung syariat Islam dalam roda pemerintahan.
“Aceh ini tidak seperti bayangan kita di luar. Bahwa organisasi non-Muslim akan sulit berdiri di provinsi ini. GAMKI sudah membuktikan itu. Pemuda kristen juga punya ruang yang sama untuk membangun Aceh,” katanya saat konferda.
Karena itu, ia meminta agar pemuda kristen di provinsi itu, melalui GAMKI bisa menunjukkan kapasitas dan kualitas dirinya. Tidak hanya di dalam gereja, tetapi untuk menjadi garam dan terang di tengah masyarakat Aceh.
“GAMKI merupakan wadah bagi para pemuda lintas gereja. Dari organisasi ini, kita pemuda kristen bisa bergerak untuk memberikan dampak bagi daerah. Pada akhirnya, pelayanan para pemuda ini bisa lebih luas lagi. Tidak hanya di dalam tembok gereja,” tegasnya.
Baginya, minoritas bukan berarti tidak bisa bergerak. Tidak bisa menunjukkan kualitas. Di organisasi ini, para pemuda gereja bisa menunjukkan kualitas dan bakat terpendam mereka.
“Saya yakin, banyak bakat-bakat terpendam yang ada di diri pemuda kristen di Aceh ini,” ucapnya.
Namun, ia meminta agar seluruh pengurus dari tingkat DPD sampai DPC harus tetap solid. Tidak hanya di internal pengurus, tetapi kesolidan itu harus dijaga sampai pada anggota. Jalankan kepengurusan dengan hati yang tulus melayani.
Baca juga: Sekolah Perdamaian GAMKI Digelar di Sumba
Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Aceh terpilih, Evin Davinci Sagala mengatakan, konferda ini bukanlah akhir dari perjuangan GAMKI di daerah yang dikenal sebagai Serambi Mekkah itu. “Ini awal. Perjalanan kita masih panjang dan berat. Kita harus tetap solid,” ucapnya.
Dirinya menilai, kehadiran GAMKI di Aceh menjadi bukti bahwa organisasi ini hadir dimanapun dan kapanpun. Karena itu, di provinsi tersebut, ia akan menjadikan organisasi ini sebagai wadah bagi pemuda kristen dalam berkarya.
“Kami hadir di Aceh bukan menunjukkan kehebatan kami. Tetapi, kami ingin memberikan wadah dan ruang yang luas bagi para pemuda gereja untuk berkarya lebih lagi. Melaksanakan pelayanan tidak hanya di dalam gereja saja. Tapi di luar,” ucapnya.
Menurutnya, kualitas dan kesolidan merupakan harga mati yang akan dilakukan oleh DPD GAMKI Aceh. Semua itu harus diwujudkan di tengah minoritas umat kristen di provinsi tersebut. “Keduanya itu akan menjadi modal awal kami dalam berpelayanan,” tegasnya.
Usai terbentuk DPD GAMKI Aceh, langkah terdekat yang akan dilakukan adalah pelantikan pengurus. Setelah itu, membangun konsolidasi internal dan eksternal. Tujuannya, untuk memperkokoh GAMKI di provinsi Aceh.
Baca juga: Dari Siang sampai Menjelang Malam di Fuzhou: Ngeteh Santai, Mini Conference, Lanjut ke CBC
Di sisi lain, ia bersyukur DPD GAMKI Aceh bisa terbentuk di penghujung masa jabatan Sahat Martin Philip Sinurat bersama Alan Christian Singkali sebagai ketua umum dan sekretaris umum GAMKI.
“Kami akhirnya bisa berdiri di Aceh berkat support dari ketua umum dan sekretaris umum DPP GAMKI. Kami mengucapkan terima kasih telah bersama kami dalam perjuangan mendirikan GAMKI di Aceh. Di periode kali ini, cita-cita panjang ini terwujud,” ungkapnya.
Dalam momen tersebut, juga dilakukan konferensi cabang (Konfercab) bagi dua daerah: DPC GAMKI Banda Aceh dan DPC GAMKI Kabupaten Aceh Besar.
Hasilnya, Jeremia Marbun terpilih untuk menahkodai DPC GAMKI Banda Aceh. Serta Gilbert Pakpahan terpilih sebagai ketua DPC GAMKI Kabupaten Aceh Besar.
“Semoga kita memiliki kesatuan hati, ketangguhan dan kekuatan menjalankan panggilan pelayanan di GAMKI Aceh,” katanya lagi. (*)
Editor : Michael Fredy Yacob