JAKARTA, sanubari.co.id - Pemerintah Indonesia berencana untuk mencabut izin usaha pertambangan (IUP) milik empat perusahaan yang melakukan penambangan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Tindakan ini pun menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat setempat.
Salah satunya Ketua Bidang Pertambangan dan ESDM Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) Rob Raffael Kardinal. Bahkan, pria asli keturunan Papua Barat Daya ini pun mengapresiasi setinggi-tingginya kebijakan yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto itu.
Baca Juga: Serahkan Uang 11 Triliun ke Kas Negara, Jaksa Agung Dorong Penguatan Hukum
Menurutnya, tindakan yang diberikan itu sangat tegas. Bahkan, Ketua Indonesia Carbon Credit and Biodiversity Alliance (ICBA) ini pun menilai, Prabowo Subianto sangat cepat dan tanggap dalam mendengar aspirasi masyarakat. Utamanya, masyarakat di daerah Papua Barat Daya.
Baginya, keputusan tersebut merupakan bukti bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ini adalah pemerintahan yang tidak abai terhadap aspirasi masyarakat. Langsung bertindak ketika ada isu-isu negatif terhadap kelangsungan hidup masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Idul Fitri di Aceh, Prabowo Puji Pemulihan Paska Bencana
“Saya menyambut keputusan ini dengan rasa syukur. Saya bangga sebagai putra Papua. Ini adalah bukti bahwa suara masyarakat, aktivis lingkungan, dan tokoh adat tidak diabaikan. Presiden Prabowo telah menunjukkan keberpihakan nyata terhadap kelestarian alam dan masa depan tanah Papua,” katanya dalam pernyataan resminya kepada sanubari.co.id, Rabu 11 Juni 2025.
Perlu diketahui, keputusan untuk mencabut empat IUP itu diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, Senin, 9 Juni 2025. Setelah itu, diumumkan secara resmi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Baca Juga: Presiden Minta Semua Kementerian Tingkatkan Pelayanan Agar Lebaran Lancar
“Ini bukan sekadar kemenangan lingkungan. Ini adalah kemenangan untuk adat. Untuk generasi muda Papua, dan untuk masa depan Indonesia yang hijau dan berdaulat,” tegas Rob. (*)
Editor : Redaksi Sanubari