SURABAYA, sanubari.co.id – Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, provinsi yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa ini menjadi Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025.
Provinsi itu memborong 12 medali. Kontingen Jatim membawa pulang lima medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu yang disumbangkan dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat.
Baca Juga: Lantik 580 Pejabat, Khofifah: Program Prioritas Tak Boleh Turun Meski Fiskal Berkurang Rp 7 Triliun
Secara rinci, jenjang SD sederajat menyumbang dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Jenjang SMP sederajat menyumbang satu emas dan dua perak dari tiga cabang olahraga, yaitu karate, pencak silat, dan senam. Jenjang SMA/SMK sederajat menyumbang dua emas dan satu perak dari dua cabang olahraga, yaitu karate dan pencak silat.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurut dia, prestasi ini merefleksikan kualitas pembinaan olahraga di sekolah-sekolah Jawa Timur yang semakin menguat dari tahun ke tahun.
“Alhamdulillah, Jatim kembali menorehkan prestasi gemilang. Perolehan sebagai Juara Umum O2SN 2025 ini merupakan bukti kerja keras, kedisiplinan, serta semangat juang para siswa kita. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Jatim berjalan sangat baik dan kompetitif,” ujar Khofifah di Surabaya, Minggu 23 November 2025.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para atlet pelajar, pelatih, guru pendamping, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan O2SN 2025.
“Prestasi ini bukan hanya kemenangan di arena olahraga, tetapi kemenangan kolaborasi. Terima kasih kepada seluruh pelatih, guru, orang tua, dan tentu saja Dinas Pendidikan Jatim yang terus menjalin sinergi dalam pembinaan prestasi pelajar,” tuturnya.
Dalam perhelatan O2SN 2025, Jawa Timur berhasil mengungguli provinsi lain seperti DKI Jakarta (10 medali), Jawa Tengah (9 medali), Banten (4 medali), dan DIY (4 medali). Capaian ini semakin menguatkan posisi Jatim sebagai salah satu daerah dengan ekosistem pendidikan dan keolahragaan terbaik di Indonesia.
Grafis Perolehan Mendali O2SN 2025
Lebih lanjut, Khofifah berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pelajar Jatim untuk terus mengembangkan potensi diri, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga di bidang akademik dan kreativitas lainnya.
“Generasi muda Jatim harus terus percaya diri, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah provinsi akan terus memperkuat dukungan, sarana, serta pembinaan agar lebih banyak prestasi lahir dari Bumi Jawa Timur,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten sejak tingkat sekolah, kabupaten/kota, hingga provinsi.
Baca Juga: Peluncuran Trans Jatim Malang Raya, Perluas Akses Transportasi Publik
“Pembinaan telah kami lakukan sejak sekolah agar seleksi tingkat kabupaten/kota lebih matang hingga ke tingkat provinsi, sebelum akhirnya mewakili Jatim di tingkat nasional. Kami serius melakukan pembinaan atlet pelajar,” tegasnya.
Ia menambahkan, pada O2SN tahun depan akan ada penambahan cabang olahraga serta penambahan kategori pada cabor karate dan pencak silat, yang saat ini sedang dipersiapkan secara terstruktur oleh Dinas Pendidikan Jatim.
“Kami melihat kesungguhan guru pembina dan para pelatih yang terus mengawal siswa dari proses seleksi hingga ke tingkat nasional. Ini bukti bahwa sinergi seluruh elemen pendidikan di Jatim berjalan kuat dan efektif,” ujar Aries.
“Target kami bukan hanya mempertahankan Juara Umum, tetapi melahirkan lebih banyak atlet pelajar yang mampu bersaing dan membawa nama Jatim serta Indonesia ke level yang lebih tinggi,” katanya. (*)
Editor : Redaksi Sanubari