Satu TKBM Masih Dicari

Insiden di Dermaga Jamrud Selatan, Pelindo Evakuasi Kapal Pacific 88

avatar Robby
Kondisi peti kemas yang mengalami kemiringan di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Senin, 2 Februari 2026.
Kondisi peti kemas yang mengalami kemiringan di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Senin, 2 Februari 2026.

SURABAYA, sanubari.co.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 melakukan evakuasi terhadap kapal Pacific 88. Kapal tersebut mengalami insiden saat sandar di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. 

Insiden terjadi ketika proses bongkar muat berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB, Senin, 2 Februari 2026, pagi. Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula saat aktivitas bongkar muat sedang berjalan. 

Baca Juga: TPS Perbarui Alat dan Pola Kerja, Arus Logistik Tanjung Perak Dipacu

Kapal tiba-tiba mengalami kemiringan ke arah darat. Sehingga kondisinya menjadi tidak seimbang. Akibatnya, sejumlah peti kemas jatuh ke laut di sisi dekat dermaga. Hingga saat ini, penyebab kemiringan kapal tersebut masih dalam proses investigasi oleh pihak terkait.

Menindaklanjuti insiden itu, Pelindo Regional 3 melakukan respons cepat dengan mengamankan area kejadian serta menghentikan sementara aktivitas operasional di lokasi terdampak.

Petugas Pelindo saat memantau proses evakuasi di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Senin, 2 Februari 2026.Petugas Pelindo saat memantau proses evakuasi di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Senin, 2 Februari 2026.

Baca Juga: Konsistensi Pengelolaan Bisnis dan Kualitas Laporan Tahunan TPS Berbuah Apresiasi

Pelindo juga berkoordinasi secara intensif dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Basarnas, Polairud, serta unsur terkait lainnya untuk memastikan keselamatan personel dan kelancaran penanganan insiden.

Berdasarkan laporan sementara, satu orang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dilaporkan belum ditemukan. Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Pelindo, Basarnas, Polairud, dan instansi terkait masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi secara terpadu.

Sementara itu, proses evakuasi peti kemas yang jatuh ke laut terus dilakukan. Setelah kondisi dinyatakan aman, kegiatan operasional di Dermaga Jamrud Selatan akan dibuka kembali secara bertahap.

Baca Juga: Operasional Dermaga Jamrud Selatan Kembali Normal Usai Insiden Kapal Pacific 88

Pelindo menyatakan berkomitmen untuk mengedepankan aspek keselamatan, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta menjaga transparansi informasi kepada publik.

Perkembangan penanganan dan hasil investigasi akan disampaikan secara berkala sesuai kondisi di lapangan. (*)

Berita Terbaru