Ketidakpastian jadi indikasi kekacauan internal rezim

Dua Bulan Berlalu, Pemakaman Ali Khamenei Masih Belum Jelas

avatar Robby
Ayatollah Ali Khamenei (IFP)
Ayatollah Ali Khamenei (IFP)

Iran, sanubari.co.id - Konflik terbuka antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran ditandai dengan tewasnya beberapa pejabat tinggi Iran. Salah satunya adalah pemimpin tertinggi Iran, Ayatolah Ali Khamenei, yang terjadi pada 28 Februari 2026 akibat serangan udara presisi.

Hampir dua bulan setelah kematiannya, ternyata jenazah Ali Khamenei belum dimakamkan dan belum ada pembaruan resmi mengenai statusnya. Situasi tersebut disampaikan langsung oleh Astan Quds Razavi, yayasan keagamaan yang mengelola Makam Suci Imam Reza, situs ziarah Syiah terbesar di dunia.

Baca Juga: Tutup Selat Hormuz, Iran Panen Kecaman Internasional

"Lokasi pemakaman mendiang Ali Khamenei belum ditentukan," kata Astan Quds Razavi dalam pernyataan resminya pada hari Sabtu, 18 April 2026.

Baca Juga: Absen Shalat bersama Warga, Mojtaba Khameini Kirim Ucapan via Medsos

Meski lokasi belum dipastikan secara spesifik, pihak yayasan menyatakan makam itu akan berada di sekitar Kota Mashdad, sebelah timur laut Iran.

Di sisi lain, ketidakpastian ini mengindikasikan adanya kekacauan di internal rezim. Terlebih dengan cidera yang dialami Mojtaba Khamenei, sosok yang dianggap sebagai suksesor Ali Khamenei.

Baca Juga: Dikhawatirkan Jadi Ancaman, 2.000 Bom Israel Sasar Fasilitas Rudal Iran

Ternyata perekonomian Iran juga turut terimbas hal ini. Ketidakpastian suksesi pemimpin tertinggi rezim memunculkan sentimen negatif bagi pelaku bisnis. Banyak kontrak tidak bisa ditandatangani dan dilaksanakan pengerjaannya. Nilai tukar mata uang Iran pun kian sulit bangkit dari keterpurukan.

Berita Terbaru