Pendiri BIP dan Arief Camra sepakat mengakhiri polemik

Konflik Tarik Dana Berakhir Damai

avatar Michael Fredy Yacob
Saat konfrensi pers di Hotel Elmi, Surabaya, Minggu, 12 Juli 2026.
Saat konfrensi pers di Hotel Elmi, Surabaya, Minggu, 12 Juli 2026.

SURABAYA, sanubari.co.id - Konflik penarikan dana bantuan senilai Rp 2 miliar yang sempat viral di media sosial akhirnya mereda. 

Pendiri Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, secara terbuka menyatakan rasa hormatnya kepada Arief Camra, sosok di balik Griya Lansia Malang dan Griya Yatim Sidoarjo.

Baca Juga: UINSA Perkuat Moderasi Beragama Pemuda

Ali menegaskan, niat awalnya murni untuk belajar mengenai pengelolaan lembaga sosial.

"Saya pribadi tidak ada masalah apa pun dengan Pak Arief. Beliau orang hebat. Saya butuh belajar dari beliau, beliau guru saya," kata Ali dalam konferensi pers di Hotel Elmi, Surabaya, Minggu, 12 Juli 2026.

Arief Camra merespons positif sikap tersebut. Meski merasa kurang pantas disebut sebagai guru, ia sepakat bahwa tujuan mulia menolong sesama tak boleh terhambat oleh perselisihan. 

Baca Juga: KTP Digital Surabaya Kian Masif, 800 Ribu Warga Aktivasi IKD

Keduanya kini berkomitmen untuk kembali berfokus pada misi sosial masing-masing.

Transparansi Tata Kelola Lembaga Sosial

Polemik bantuan sosial antara BIP dan Griya Lansia ini memberikan pelajaran penting mengenai tata kelola lembaga kemanusiaan. Arief menekankan, setiap komitmen penyaluran dana harus memiliki aturan main yang jelas sejak awal.

"Kalau mau memberi bantuan, jelaskan klausulnya di depan. Bantuannya seperti apa, komitmennya bagaimana. Jadi, semuanya jelas sejak awal," ujar Arief.

Baca Juga: MPLS Surabaya Fokus Karakter Anak

Kesepakatan damai ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pegiat sosial, khususnya di Jawa Timur. 

Bahwa selain niat baik untuk berlomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat), akuntabilitas dan komunikasi terbuka adalah kunci utama. Dua hal itu mutlak diperlukan agar program kemanusiaan tetap berkelanjutan dan bebas dari konflik. (*)

Berita Terbaru

Serba Serbi,

Tiga Tahap Dugaan Suap Muktamar NU

Catatan: HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, Cicit Sayyidina Ali, Cicit Ken Arok, Warga NU, Kiai Kampung NUSRON Wahid dan Saifullah Yusuf seakan tampil gagah