Jumlah pelanggan sebesar 17 persen pada Agustus 2026

Penumpang Naik, KAI Surabaya Tepat Waktu

avatar Michael Fredy Yacob
Suasana di salah satu stasiun di wilayah KAI Daop 8 Surabaya
Suasana di salah satu stasiun di wilayah KAI Daop 8 Surabaya

SURABAYA, sanubari.co.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menorehkan catatan positif terkait ketepatan waktu operasional atau on time performance (OTP) selama Agustus 2026. 

Di tengah melonjaknya jumlah penumpang, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api justru sukses menembus angka 99,88 persen.

Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Integrasi 18 Stasiun di Jatim

Kinerja ini meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada Agustus 2025, angka OTP keberangkatan Daop 8 berada di level 99,13 persen.

Tak hanya soal keberangkatan, ketepatan waktu kedatangan pun ikut terkerek. Pada bulan yang sama, OTP kedatangan kereta mencapai 96,38 persen, sedikit lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 96,14 persen.

Menariknya, tren positif ini terjadi bersamaan dengan naiknya volume pelanggan. Sepanjang Agustus 2026, KAI Daop 8 Surabaya melayani 1.142.683 penumpang. Angka ini melonjak sekitar 17 persen dibandingkan Agustus 2025 yang hanya mencatat 980.741 penumpang.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut capaian tersebut tidak lepas dari kesiapan menyeluruh pada berbagai unsur operasional. 

“Mulai dari sarana, prasarana, jalur, pensinyalan, hingga pelayanan di stasiun, semuanya dipastikan berjalan sesuai prosedur,” ujarnya, Rabu, 16 September 2026.

Operasional kereta api di wilayah Daop 8 sendiri ditopang oleh jalur sepanjang 498 kilometer dengan intensitas 58 perjalanan setiap harinya. 

Baca Juga: PT INKA Kembali Ekspor Locomotive Platform ke Australia, Nilai Kontrak Rp 145 Miliar

Untuk menjaga keandalan, pemantauan ketat terhadap fasilitas dan pengaturan perjalanan dilakukan secara berkesinambungan.

Ketepatan waktu, kata Mahendro, merupakan hasil dari rantai proses operasional yang saling berkaitan. Gangguan pada satu aspek saja dapat merembet ke jadwal perjalanan kereta berikutnya. 

"Karena itu, kami terus mengevaluasi dan memantau potensi gangguan di lapangan agar perjalanan aman dan tepat waktu," katanya.

Meski ketepatan waktu menjadi salah satu indikator utama pelayanan, Mahendro menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap berada di urutan teratas. 

Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Berikan Diskon Tiket Kereta 30 Persen Saat Libur Sekolah

Jika muncul kondisi yang berpotensi menghambat perjalanan, penanganannya akan selalu bersandar pada prosedur standar dengan memprioritaskan keselamatan.

Hal ini dilakukan demi memberikan kepastian waktu bagi pelanggan, terutama mereka yang memiliki agenda lanjutan selepas turun dari kereta.

Sebagai penutup, KAI turut mengimbau para pelanggan untuk mendukung kelancaran operasional. Penumpang diharapkan tiba lebih awal di stasiun, memastikan jadwal, menyiapkan tiket, dan mematuhi arahan petugas. 

“Dengan dukungan semua pihak, perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan tentunya tepat waktu,” tutur Mahendro. (*)

Berita Terbaru

Serba Serbi,

Trans Jatim Gratis Rayakan Harhubnas

SURABAYA, sanubari.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur membebaskan tarif layanan Trans Jatim selama satu hari penuh pada Kamis, 17 September 2026 untuk me