Film remake kerjasama Indonesia-Malaysia

Film “Munafik: Melawan Iblis” Sajikan Teror, Drama, dan Keihlasan

avatar Robby

Jakarta, sanubari.co.id Unimited Production bersama SKOP Production merilis film terbaru yang berjudul Munafik: Melawan Iblis pda hari Senin, 24 Agustus 2026. Ini adalah remake dari film Munafik yang meraih sukses besar di Malaysia pada tahun 2016 silam. Film horor religi ini juga mengangkat pesan moral tentang bagaimana seseorang harus menjalani panggilan hidupnya di tengah realitas hidup yang menantang.

Ditemui saat press screening di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Sutradara Guntur Soeharjanto mengakui pengerjaan film ini tidak mudah. Selain harus menemukan pemeran yang tepat untuk tiap karakter, ia harus memastikan film ini mampu menyamai atau bahkan melampaui kesuksesan film aslinya di Malaysia.

“Tantangan saya, salah satunya, adalah menyajikan Munafik: Melawan Iblis sebaik mungkin. Sinemetografinya tidak boleh kalah dengan Munafik (2016), termasuk bagaimana menyajikannya dengan taste Indonesia,” jelasnya.

Pernyataan Guntur diamini oleh Produser Oswin Bonifanz. Sebagai produk Indonesia, film ini harus mampu mengangkat gambaran Indonesia. Baik keadaan sosial masyarakat, alam lingkungan, maupun isu-isu yang ada di dalamnya.

“Film Munafik: Melawan Iblis ini memang harus menjadi signature film Indonesia. Local culture Indonesia itu harus sangat dekat dengan Indonesia,” ujar pemilik rumah produksi Unlimited Production ini.

Munafik: Melawan Iblis mengisahkan tentang Adam (Arya Saloka), ustad perukyah yang sangat disegani. Suatu hari ia merukyah seorang wanita bernama Mutia (Annis Hertami). Meski Mutia berhasil disembuhkan, justru dari sinilah rangkaian teror bermula. Bahkan sebuah teror menyebabkan kecelakaan yang menewaskan istri (Widi Dwinanda) dan anaknya (Faqih Alaydrus).

Kehilangan dua orang yang sangat dikasihi membuat Adam sangat terpukul sampai berniat meninggalkan dunia rukyah. Namun teror gaib yang dialami seorang perawat bernama Fitri (Acha Septriasa), putri dari Haji Mansyur (Donny Damara), mendesaknya kembali berhadapan dengan hal-hal mistis. Dengan bantuan Anwar (Dimas Aditya), rekannya sesama perukyah, Adam akhirnya berhasil mengungkap fakta di balik semua teror yang terjadi.

Selain sutradara, produser, pemeran, dan kru, press screening juga dihadiri oleh dua pemeran Munafik (2016), yaitu Yusof Aslan dan Nabila Huda. Secara pribadi Yusof mengaku sangat puas dengan plot film Munafik: Melawan Iblis. Ia mengakui Guntur berhasil menyajikan film Munafik (2016) dengan tampilan yang sepenuhnya baru tanpa menghilangkan tema besarnya.

Sementara itu, Nabila Huda menyatakan sangat terkesan dengan sinematografi film Munafik: Melawan Iblis. Melihat hasil akhirnya, ia optimis film ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia maupun Malaysia.

Film kerjasama antara Indonesia dengan Malaysia ini akan mulai tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 3 September 2026, selanjutnya di Malaysia pada 1 Oktober 2026.

Berita Terbaru

Serba Serbi,

Gus Yahya Tinjau Arena Muktamar

JOMBANG, sanubari.co.id — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), meninjau langsung kesiapan arena Muktamar NU di