SURABAYA, sanubari.co.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar kajian kitab kuning setiap hari sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Mujahidin, Kantor DPD Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, mulai pukul 17.00 WIB hingga menjelang berbuka puasa.
Baca Juga: Kunjungi Ponpes Al Khoziny, Sekjen Golkar: Nyambung Seduluran
Ketua Panitia Ramadhan DPD Golkar Jatim, Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans, mengatakan program tersebut menjadi ikhtiar partai untuk menghidupkan suasana religius sekaligus memperkuat tradisi keilmuan Islam di lingkungan kader dan masyarakat.
“Alhamdulillah, Ramadhan kali ini Partai Golkar Jawa Timur mengadakan pengajian kitab kuning. Ini pertama kali dilaksanakan, dan saya mendapat amanah mengkaji kitab Bulughul Maram,” ujar Gus Hans kepada wartawan di Surabaya, Sabtu, 14 Februari 2026.
Kajian ini menghadirkan sejumlah ustaz dan kiai yang kompeten di bidangnya. Salah satunya Moh. Ma’ruf Syah, pengurus Nahdlatul Ulama Jawa Timur yang juga tercatat sebagai pengurus DPD Golkar Jatim.
Selain diperuntukkan bagi kader partai, kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum yang ingin memperdalam ilmu agama selama Ramadhan.
Baca Juga: Sarmuji Raih Kepuasan Tertinggi di Jatim, Modal Kuat Menuju Gubernur Jatim
Menurut Gus Hans, program tersebut diharapkan mampu memperkuat sekaligus menjaga tradisi pembacaan kitab kuning secara benar, sebagaimana praktik di pesantren.
Ia menilai kajian kitab kuning bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata partai dalam menjaga sanad keilmuan yang bersandar pada kitab-kitab rujukan yang muktabar. “Kami ingin nilai-nilai keislaman ini ikut membentuk karakter dan integritas kader,” kata dia.
Selama Ramadhan, DPD Golkar Jatim juga menyediakan takjil setiap hari. Usai berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.
Baca Juga: Sarmuji: Kebijakan Menteri ESDM Bahlil Pro-Rakyat, Ini Faktanya
Panitia turut menyiapkan peringatan Nuzulul Quran serta pelaksanaan salat Idul Fitri sebagai bagian dari rangkaian agenda tahunan.
Tak hanya fokus pada kajian keagamaan, panitia juga menggelar lomba vlog bernuansa Islami dengan total hadiah Rp 6 juta. Pendaftaran dibuka pada 18-28 Februari 2026, sementara pengumuman pemenang dijadwalkan pada 2 Maret 2026.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap dapat mendorong kreativitas generasi muda sekaligus menyebarkan pesan-pesan kebaikan selama bulan suci Ramadhan. (*)
Editor : Redaksi Sanubari