SURABAYA, sanubari.co.id - DPW PKB Jawa Timur menargetkan perolehan 60 persen suara dari pemilih milenial dan Generasi Z pada Pemilu 2029. Bahkan, Generasi Alpha juga mulai dibidik sebagai sasaran pendidikan politik sejak dini.
Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar mengatakan, komposisi pengurus saat ini didominasi anak muda. Kondisi itu, menurut dia, menjadi modal penting untuk merebut kepercayaan pemilih muda.
Baca Juga: Cak Imin Minta Kader PKB Jatim Fokus Tangani Lingkungan Hidup hingga Kemiskinan
“Kebanyakan pengurus DPW yang baru diisi anak-anak muda. Karena itu, kami sudah menyiapkan diri untuk menyongsong 60 persen pemilih dari milenial, Gen Z, dan Gen Alpha,” kata pria yang akrab disapa Gus Halim di Surabaya, Sabtu 14 Februari 2026.
Selain membidik kemenangan legislatif, PKB Jawa Timur juga menargetkan kursi Jatim Satu atau gubernur. Gus Halim menilai ambisi tersebut wajar karena hampir semua partai politik memiliki target serupa.
“Ya, seluruh partai punya target yang sama, bukan hanya PKB. Saya pikir semua menargetkan bisa mengambil posisi Jatim Satu,” katanya.
Gus Halim juga meyakini persaingan akan semakin ketat jika kebijakan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah disetujui. Menurut dia, mekanisme pilkada tidak langsung justru bisa lebih akuntabel dibanding pemilihan langsung oleh rakyat.
“Apalagi Jawa Timur atau provinsi itu tidak punya wilayah administratif khusus. Keluar sedikit dari Indrapura sudah masuk Surabaya, ke utara sedikit pilihannya Gresik. Karena itu, sangat layak kalau kemudian gubernur dipilih oleh DPRD,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, DPW PKB Jatim menggelar pengukuhan pengurus sekaligus musyawarah kerja dan orientasi politik. Kepengurusan masa jabatan 2026–2031 tersebut mayoritas diisi politisi muda.
“Alhamdulillah, hari ini DPW PKB Jawa Timur hadir dengan pasukan baru yang relatif muda-muda. Tentu kami punya target khusus, langkah khusus, dan strategi khusus,” kata Gus Halim. (*)
Editor : Redaksi Sanubari