Presiden minta menteri keuangan baru jaga defisit keuangan di bawah tiga persen

Reshuffle Menteri Keuangan, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya

avatar Robby
Suahasil Nazara memberikan statement usai dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya. (BPMI Setpres)
Suahasil Nazara memberikan statement usai dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya. (BPMI Setpres)

Jakarta, sanubari.co.id Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih pada 14 September 2026.

Salah satunya pada posisi Menteri Keuangan, di mana Purbaya Yudhi Sadewa digantikan oleh Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Baca Juga: KTT BRICS 2026 Berakhir, Deklarasi New Delhi Jadi Arah Baru Kerja Sama Global

Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, membacakan keputusan presiden yang mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.

Isu reshuffle mulai menguat sejak Senin siang, ketika Suahasil dikabarkan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.44 WIB mengenakan jas hitam dan dasi biru muda.

Kepada awak media, Suahasil sempat mengonfirmasi bahwa ia menerima telepon dari Sekretariat Presiden untuk mengikuti agenda reshuffle, meski saat itu belum tahu posisi yang bakal diembannya.

Pergantian ini mengakhiri masa jabatan Purbaya yang baru sekitar satu tahun memimpin Kementerian Keuangan setelah dilantik pada September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Sebelum menjabat Menteri Keuangan, Purbaya merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sebagai catatan, selama setahun menjabat, Purbaya mengambil sejumlah kebijakan yang menjadi sorotan publik.

Semisal menempatkan dana pemerintah senilai Rp200 triliun di bank-bank Himbara, mengungkap proses restrukturisasi utang proyek kereta cepat Whoosh, hingga mengambil langkah tegas terhadap pejabat Kemenkeu terkait persoalan restitusi pajak.

Baca Juga: Anak-Anak Kita Tidak Bisa Menunggu: Membela MBG di Tengah Amarah yang Beralasan

Dari sisi penerimaan negara, penerimaan kepabeanan, dan cukai, tercatat terealisasi Rp300,3 triliun atau 99,6 persen dari target APBN.

Menjelang pergantian, Purbaya juga sempat menyampaikan rencana pemerintah mengalihkan kepemilikan pengendali proyek Whoosh kepada entitas pemerintah.

Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970 dan sebelumnya menduduki kursi Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo hingga awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan latar belakang sebagai ekonom, penunjukannya dinilai sejumlah pihak sebagai langkah untuk menjaga kesinambungan kebijakan fiskal pemerintah di tengah dinamika ekonomi terkini.

Baca Juga: Dari Volksküchen ke MBG: Gizi, Generasi, dan Kedaulatan Bangsa

Usai dilantik, Suahasil mengungkalkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. "APBN itu harus dapat dipercaya," kata Suasil seusai pelantikan.

"Untuk itu kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk menjadikan APBN sebagai instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Suahasil juga memastikan bahwa defisit APBN akan tetap dijaga di bawah batas 3 persen. “Defisit akan tetap di bawah tiga persen,” tegasnya.

Berita Terbaru